Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Sejumlah Daerah Sentra Cabai di Jatim Masuki Panen Raya

Sejumlah Daerah Sentra Cabai di Jatim Masuki Panen Raya

TerasJatim.com, Kediri – Produksi cabai di Jatim saat ini melimpah. Sejumlah daerah sentra produksi cabai, seperti Kabupaten Kediri, Blitar, Malang, Tuban, Banyuwangi dan Mojokerto, saat ini memasuki panen raya

Ketua Paguyuban Petani Cabai Indonesia Provinsi Jatim di Kediri, Suyono, mengapresiasi upaya pemerintah melalui Kementerian Pertanian yang mendorong petani menanam cabai dan guna terbentuknya daerah sentra produksi cabai khususnya di Jatim. Karena itu, untuk menjamin harga, para petani berharap Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengeluarkan Permendag harga sebagai acuan harga cabai di tingkat petani.

“Sementara panen saat ini, produksi cabai keriting terbesar berada di Kabupaten Blitar dengan produksi rata-rata 250 ton/hari. Kemudian diprediksi dalam dua minggu ke depan Banyuwangi akan memasuki musim panen dengan produksinya akan mencapai 130 ton per hari,” ujar Suyono, Selasa (18/06/19).

Namun, Suyono menyayangkan, di tengah terjadi panen justru harga cabai tidak bersahabat dan mengalami fluktuatif naik turun. Beberapa daerah sentra cabai harus dibongkar sebelum waktunya karena harga anjlok, sementara biaya perawatan mahal. “Di daerah Kediri, Mojokerto, Tuban dan Lamongan saat ini sudah mulai ada yang dibongkar sebelum waktunya panen dan diganti tanaman lain karena harga,” tutur Suyono.

Suyono menambahkan, Kemendag sudah menunjuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar mau bertanggung jawab membeli produksi petani saat harga jatuh, namun belum bergerak. “Selama ini sudah dibuatkan harga acuan, tetapi BUMN tidak bergerak sama sekali,” ungkap Suyono.

Menurut data harga cabe di tingkat distributor di Kepung Pare dan Plosoklaten Kediri, pada Selasa (18/06/19), untuk cabai besar varitas gada saat ini Rp29.000/kg dan cabai merah besar varitas imola Rp27.000/kg. Cabai merah besar keriting rata-rata sebesar Rp36.000/kg. Sedangkan cabai rawit merah kecil varitas pusaka brenggolo yang sebelumnya Rp9.000/kg, kini naik menjadi Rp12.000/kg, cabai rawit varitas manu prenthul dijual naik dari Rp7.000/kg menjadi Rp11.000/kg, serta cabai varitas kencana yang sebelumnya Rp8.000/kg, kini naik menjadi Rp11.500/kg.

Sementara menurut data harga cabe dari Disperindag Jatim, untuk cabe merah besar keriting rata-rata Rp34.000/kg, cabe merah besar biasa Rp35.000/kg dan cabe rawit merah Rp14.000/kg. (Jnr/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim