Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Jembatan Suramadu Digratiskan, BPWS Dipastikan Bubar

Jembatan Suramadu Digratiskan, BPWS Dipastikan Bubar

TerasJatim.com, Surabaya – Pasca digratiskannya tol Jembatan Suramadu oleh Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, berdampak pada pengembangan sisi Surabaya dan Madura.

Terkait hal itu, Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) dipastikan akan bubar dengan sendirinya.

Gubernur Jatim, Soekarwo menjelaskan, dengan dibebaskannya tarif tol Jembatan Suramadu maka tidak ada lagi peran BPWS untuk memajukan Suramadu. Mengingat tidak ada pengelolaan pengembangkan sisi Surabaya dan Madura.

Gubernur menambahkan, terkait sumber daya manusianya yang bekerja di BPWS, selanjutnya akan diatur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR).

“Selesai dengan sendirinya tugas BPWS. Tidak ada pengelolaan, apa yang dikelola,” kata Pakde Karwo sapaan akrab Soekarwo, Kamis (08/11).

Pakde Karwo menuturkan, untuk perawatan jalan Jembatan Suramadu akan ditangani oleh Balai Besar Pengelolaan Jalan Nasional VIII. Sebab Pemprov Jatim tidak akan menanggung biaya perawatan jalan tersebut.

Pemprov Jatim juga tidak akan memberi subsidi bagi pengusaha pelayaran pelabuhan Ujung Kamal. Oleh sebab itu, pemerintah pusat harus memberi subsidi agar para pengusaha penyeberangan diberi subsidi karena sepi penumpang.

“Setiap ada perubahan maka akan dampak juga yang berubah. Sementara tidak ada subsidi dari pemprov. Silakan pusat,” tegasnya.

Gubernur 2 periode itu juga menjelaskan, jika terjadi kecelakaan di Jembatan Suramadu, maka bisa dilakukan penutupan sementara lajur kendaraan roda empat sisi kanan atau kiri. “Kalau ada kecelakaan ada dua lajur sisi satu motor dan mobil. Jadi empat lajur,” pungkasnya. (Jnr/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim