Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Sempat Jalan di Tempat, Pembangunan Pelabuhan Gelon di Pacitan Segera Dilanjutkan

Sempat Jalan di Tempat, Pembangunan Pelabuhan Gelon di Pacitan Segera Dilanjutkan

TerasJatim.com, Pacitan – Rencana pembangunan Pelabuhan Gelon yang terletak di Desa Kembang, Kabupaten Pacitan Jatim, yang yang sempat terkendala karena persoalan tanah, saat ini sudah ada titik terang.

Hal itu sebagaimana disampaikan Bupati Pacitan Indartato, saat ditemui TerasJatim.com di halaman Pendapa Kabupaten Pacitan, Senin (17/06/19) sore.

Indartato mengatakan, terkait pembangunan Pelabuhan Gelon tersebut, Pemkab Pacitan sudah melakukan proses tukar guling tanah dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Bahkan, beberapa waktu lalu Pemkab Pacitan sudah melakukan penandatanganan perjanjian dan Berita Acara Serah Terima (BAST) tukar menukar tanah, di Jakarta. “Setelah ditukar ini, kita serahkan ke Kementerian Perhubungan supaya segera dibangun,” ujarnya.

Meski pihaknya belum bisa menjelaskan secara rinci terkait kapan akan mulai dibangun, menurutnya, pelabuhan tersebut cukup berdampak positif, selain dapat mengurangi kemiskinan, Pacitan juga memiliki berbagai potensi, seperti tambang, pariwisata dan sebagainya.

“Setiap tahun selalu kita usulkan untuk pembangunannya. Ya mudah-mudahan bermanfaat, bisa mengurangi kemiskinan di Pacitan, yang masih sekitar 14%. Selain itu, kita punya potensi tambang dan sebagainya, sehingga bisa menjadi akses,” imbuhnya.

Sebagai informasi, dalam perjanjian tukar menukar tanah tersebut, Kemedes PDTT melepaskan tanah miliknya kepada Pemkab Pacitan di Desa Kembang, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, dengan luas 49.168,49 m2, sebagai lahan untuk pembangunan pelabuhan niaga dan sarana pendukungnya.

Sementara itu, Pemkab Pacitan melepaskan tanah miliknya kepada Kemendes PDTT seluas 49.494,95 m2 yang juga terletak di Desa Kembang, sebagai Lahan Kompensasi Kawasan Hutan. (Git/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim