Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Bupati Blitar Berharap PNS Pensiun Bisa Tetap Beraktivitas

Bupati Blitar Berharap PNS Pensiun Bisa Tetap Beraktivitas

TerasJatim.com, Blitar – Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar dipastikan akan menjalani masa pensiun/purna bhakti di tahun 2020 mendatang. Untuk mempersiapkannya, Pemkab Blitar membekali mereka dengan mengadakan orientasi di UPT Balai Latihan Kerja Wonojati Malang.

Orientasi yang dilakukan selama lima hari, yakni mulai 17 – 21 Juni 2019 tersebut diberangkatkan langsung oleh Bupati Blitar, Senin (17/06/19). Sebelum diberangkatkan, Bupati Blitar memberikan arahan-arahan diruang Candi Penataran kantor Pemkab Blitar.

Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM mengatakan, cepat atau lambat semua PNS akan memasuki masa pensiun. Sehingga diperlukan persiapan, karena secara psikologis para pensiunan harus menyesuaikan dengan lingkungan hidup yang baru. Oleh karena itu, PNS yang menjalani pensiun perlu persiapan mental, bahkan kemampuan dan keterampilan lain yang dapat dipakai sebagai tambahan bekal dalam hidup dilingkungan yang baru.

“Setelah pensiun, para PNS ini akan menjalani kehidupan yang baru. Jadi persiapan harus dilakukan agar para PNS nanti bisa tetap beraktivitas, misalnya berwirausaha, bertani dan mengembangkan hobinya,” kata Bupati.

Bupati menuturkan, purna bhakti atau pensiun merupakan penghargaan atas kinerja dan dedikasi selama bertugas. Mengingat perubahan pada masa transisi ini, jika PNS yang pensiun tidak siap dikhawatirkan akan mengalami Post Power Syndrome. Karena meski mereka tetap menerima tunjangan, namun besarnya tidak sebesar gaji selama menjadi PNS.

“Jadi kegiatan orientasi persiapan pensiun/pembekalan PNS yang pensiun dilingkup Pemkab Blitar sudah kita laksanakan ketiga kalinya. Namun kita tidak bisa mengikutsertakan semuanya yang akan pensiun 2020 karena keterbatasan anggaran. Untuk tahun ini yang diutamakan berangkat adalah PNS yang menjabat dalam jabatan pelaksana/staf,” jelasnya.

Bupati menambahkan, pihaknya telah bekerjasama dengan UPT Balai Latihan Kerja Wonojati Malang. Nnatinya peserta akan diberikan pelatihan agrobisnis meliputi bidang pertanian, perikanan, dan pengolahan hasil pertanian, serta kunjungan lapangan.

“Ada yang tidak kalah menariknya, yaitu penyampaian materi dari motivator yang akan memberikan motivasi dan pencerahan terkait persiapan dalam menghadapi pensiun agar tidak mengalami Post Power Syndrome,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Blitar, Mashudi mengatakan, jumlah PNS yang pensiun pada tahun 2020 nanti mencapai 566 PNS. Dari jumlah tersebut, hanya puluhan yang mengikuti orientasi di Wonojati Malang.

“Yang ikut hanya 50 PNS, karena kita terbatas oleh anggaran. Mereka merupakan pelaksana tugas/ staf,” tutupnya. (Adv/Mfh)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim