Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Tak Ada Biaya Berobat, Penderita Kanker di Banyuwangi Tak Berdaya

Tak Ada Biaya Berobat, Penderita Kanker di Banyuwangi Tak Berdaya

TerasJatim.com, Banyuwangi – Sulastrik, perempuan penderita kanker rahim stadium 3, terpaksa terbaring lemas di atas tempat tidur di tumahnya, karena tidak ada biaya lagi untuk pengobatan lanjutan.

Perempuan paruh baya yang tercatat sebagai warga Lingkungan Kramat, Kelurahan  Kertosari Kecamatan Banyuwangi itu hampir putus asa dengan keaadaan kesehatannya.

Menurut Untung Nursalim, salah satu anak Sulastrik mengatakan, pihak keluarga sudah berupaya maksimal untuk mencari bantuan ke Dinas Sosial Banyuwangi namun hingga kini tidak ada solusi.

“Saya sudah berupaya mencari bantuan ke dinas sosial, namun tidak ada solusi. Katanya terkendala dengan aturan. Masa hanya karena persoalan itu ibu saya dibiarkan seperti ini hingga akhir hayatnya. Lalu dimana peran negara untuk melindungi rakyatnya,” ujarnya sambil matanya berkaca-kaca, Senin (08/10).

Sementara, Sahid, salah satu petugas Dinas Sosial Kabupaten Banyuwangi mengatakan, pihaknya tidak bisa memproses Surat Pernyataan Miskin (SPM) sebagai upaya untuk membantu mendapatkan jaminan kesehatan, karena pasien sudah mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari pemerintah pusat.

“Kita tidak bisa memproses SPM karena yang bersangkutan sudah punya KIS, sehingga secara otomatis tertolak oleh sistem,” tuturnya, Senin (08/10).

Saat ditanya apakah ada solusi lain selain SPM, Sahid dengan tegas menjawab tidak ada. “Yaitu adanya cuma SPM, tidak ada yang lain,” ungkapnya.

Diceritakan sebelumnya, Sulastrik sudah menjalani 6 kali kemoterapi dengan memakai KIS, namun untuk kemoterapi lanjutan harus memakai biaya sendiri. Lantaran faktor ekonomi, pihak keluarganya akhirnya mengaku pasrah. (Ns/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim