Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Paman dan Keponakan Kompak Nyabu Bareng

Paman dan Keponakan Kompak Nyabu Bareng

TerasJatim.com, Surabaya – Lantaran kedapatan memiliki sejumlah sabu dan perlengkapan alat hisapnya, dua pria yang masih keluarga ini diamankan anggota Sat Reskoba Polrestabes Surabaya.

Keduanya masing-masing Subangun (48), dan Prasetyo (21), yang merupakan paman dan keponakan dan tinggal di sebuah rumah yang sama di Gunungsari Gg II Surabaya.

Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Roni Faisal mengungkapkan, penangkapan kedua pria yang berprofesi sebagai sopir ini bermula dari informasi masyarakat, yang kemudian ditindaklanjuti dengan upaya penyelidikan.

“Saat dilakukan penggerebekan di rumahnya, petugas mengamankan seorang laki-laki yang berinisial SB (Subangun),” jelas Roni, Jumat (05/01).

Saat dilakukan penggeledahan, dari tangan Subangun ditemukan tujuh poket sabu seberat 1,75 gram beserta plastiknya. Diduga selain sebagai pemakai, Subangun juga seorang pengedar.

Roni menambahkan, ternyata di dalam rumah tersebut Subangun tidak tinggal sendirian. Ia tinggal bersama Prasetyo, keponakannya, yang saat itu berada di dalam kamar di lantai dua.

Saat dilakukan penggeledahan, dari Prasetyo ditemukan satu buah pipet kaca yang masih terdapat sisa sabu seberat 2,93 gram beserta pipetnya serta dua buah sedotan, satu botol alkohol beserta seperangkat alat hisap sabu.

Saat diinterogasi petugas, Prasetyo mengaku baru saja menghisap sabu. Dia membeli barang haram tersebut dari Subangun yang juga pamannya sendiri. “Keduanya memang tinggal di rumah tersebut dikarenakan ada permasalahan dengan keluarganya,” imbuhnya.

Sementara menurut pengakuan Subangun, barang haram tersebut di dapat dari seseorang bernama Kunti. Namun ia mengaku tidak mengenal keberadaannya, karena saat melakukan transaksi, sabu dikirim dengan cara ranjau.

Kini keduanya sudah diamankan di sel tahanan Mapolrestabes Surabaya untuk proses penyidikan lebih lanjut. Sementara petugas masih mengembangkan kasus tersebut untuk memburu pemasoknya. (Ah/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim