Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

RSUD Kota Malang Resmi Buka Layanan Rawat Inap

RSUD Kota Malang Resmi Buka Layanan Rawat Inap

TerasJatim.com, Malang – Sudah dua hari ini, RSUD Kota Malang resmi membuka layanan rawat inap. Sekitar 80 kamar inap yang terbagi atas tiga kelas dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk bagi masyarakat pemilik kartu jaminan kesehatan atau BPJS Kesehatan. Sebelumnya, rumah sakit tersebut hanya dapat melayani poli dan rawat jalan saja.

Direktur RSUD Kota Malang Rohana, mengatakan, pihaknya untuk sementara fokus pada pelayanan ibu dan anak. Karena Kota Malang dinilai angka kematian ibu dan anak masih relatif tinggi.

Rohana mengklaim, sebagai rumah sakit tipe D, RSUD kota Malang ini memiliki kelengkapan alat yang memadahi untuk mengatasi masalah kehamilan dan anak.

Selain itu, juga ada dokter spesialis anak dan dokter bidan kandungan. Komposisi dokter RSUD selain dua spesialis tersebut, juga terdapat 12 dokter umum, dua dokter spesialis gigi, dokter penyakit dalam, dan dokter kulit.

Lanjut Rohana, selanjutnya pihaknya akan mengurus kenaikan kelas menjadi pratama pada akhir tahun ini.

Sementara itu Walikota Malang Moch Anton berharap keberadaan RSUD Kota Malang ini dapat memberikan pelayanan yang prima dan tetap dapat dijangkau oleh kemampuan ekonomi masyarakat terutama masyarakat dengan kemampuan yang terbatas.

“Motto “melayani dengan sepenuh hati”, harus benar-benar  dapat dilaksanakan. sehingga  visi : ”terwujudnya pelayanan kesehatan yang bermartabat” mampu dirasakan benar oleh masyarakat,” katanya.

Lanjutnya, kehadiran RSUD diharapkan bisa memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat sekitar, terutama di wilayah Kecamatan Kedungkandang.

Ia mengakui, Kota Malang menjadi salah satu daerah yang tertinggal dalam pembangunan RSUD. Dengan begitu, ia menginstruksikan agar pelayanan RSUD tetap optimal.

“Saya ingin RSUD ini menjadi rujukan awal dari Puskesmas. Terjalinnya kerja sama dengan BPJS Kesehatan juga menjadi tolok ukur penting pelayanan masyarakat kurang mampu. RSUD memang sudah ditunggu-tunggu sejak 2011. Alhamdulillah sekarang sudah bisa terealisasi,” pungkasnya. (Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim