Pasca Insiden Tewasnya 3 Personel Brimob di Blora, Polres Kota Blitar Cek Senpi Anggotanya

Pasca Insiden Tewasnya 3 Personel Brimob di Blora, Polres Kota Blitar Cek Senpi Anggotanya

TerasJatim.com, Blitar – Pasca insiden penembakan sesama anggota Brimob di Blora, Jawa Tengah beberapa hari lalu, jajaran Polres Blitar Kota mengevaluasi pemakaian senjata api oleh anggota, Kamis (12/10).

Sejumlah petugas dari Unit Propam Polres Blitar Kota memeriksa senjata api yang dipegang para anggota.

Satu persatu senjata api yang dibawa anggota maupun inventaris di Mapolres maupun di seluruh Polsek jajaran, dicek oleh petugas Propam.

Tidak hanya senpi laras panjang dan laras pendek, petugas juga mengecek kebersihan dan surat ijin pemegang senjata api.

“Pemeriksaan senjata api ini sebenarnya kegiatan rutin tiap bulan. Kami mengecek kebersihan dan surat ijin pemegangan senjata api oleh anggota,” kata Wakapolres Blitar Kota, Kompol Teguh Priyo Wasono, Kamis (12/10).

Jumlah senjata api yang menjadi inventaris Polres Blitar Kota ada 115 senjata api. Dari total itu, yang sudah diperiksa baru 66 senjata api. Sebagian senjata api lainnya masih belum dibawa ke Polres Blitar Kota.

Teguh menambahkan, pemeriksaan ini juga untuk evaluasi terhadap para anggota yang memegang senjata api, pasca insiden penembakan sesama anggota Brimob di Blora, Jawa Tengah.

Para anggota pemegang senjata api diberi pengarahan agar pemakaian dan penyimpanan senjata api harus sesuai standar operation procedur (SOP).

“Ada beberapa prosedur yang harus dilalui anggota untuk memegang senjata api. Untuk memegang senjata api, anggota harus harus lulus tes psikologi. Selain itu, anggota juga harus mendapat rekomendasi dari kepala satuannya,” pungkas Teguh. (Aji/Red/TJ)

banner 468x60

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim