Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Overdosis Pil Koplo, Pemuda asal Banyakan Kediri Ngamuk

Overdosis Pil Koplo, Pemuda asal Banyakan Kediri Ngamuk

TerasJatim.com, Kediri – Diduga overdosis usai mengkonsumsi narkoba jenis pil koplo, Basuki Rahmad, pemuda 21 tahun, warga RT01 RW02 Desa Banyakan Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri, lepas kendali dan mengamuk, Jumat (09/02).

Danramil Grogol Kapten Inf Suliyono membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya terpaksa mengamankan pelaku dikarenakan aksinya mengganggu ketentraman warga sekitar.

“Diduga ,Basuki Rahmad lepas kendali usai mengkonsumsi narkoba jenis pil koplo, sebagaimana keterangan saksi EP warga Desa Banyakan yang mengetahui langsung kebiasaannya dekat dengan barang haram tersebut,” jelasnya, Jumat (09/02) petang.

Menurutnya, kejadian berawal saat pelaku tiba-tiba mengamuk tanpa sebab, hingga oleh warga hal tersebut dilaporkan ke Babinsa Desa Banyakan Sertu Sugeng Prayitno yang juga anggota Koramil 05/Grogol.

“Atas pertimbangan dari berbagai pihak, termasuk Kepala Desa Banyakan dan Babinkamtibmas setempat serta keluarga, akhirnya pemuda tersebut dibawa ke IPWL Eklesia Foundation yang berlokasi di Jalan Kapten Tendean Kota Kediri, untuk mendapat pelayanan rehabilitasi,” imbuhnya.

Sementara, menurut Sertu Sugeng Prayitno, pelaku ini sering didapati mengkonsumsi narkoba jenis pil koplo. Dan hal tersebut juga diketahui sejumlah warga sekitar lingkungan rumahnya. Bahkan saat dibawa ke rehabilitasi, pemuda ini sulit diajak berkomunikasi.

“Setiap mengkonsumsi narkoba, ia seperti orang gila atau stres, tidak jelas apa yang dilakukannya. Kadang mengamuk ,kadang cuma menangis tanpa sebab, kadang teriak-teriak sendirian,” ungkap Sugeng Prayitno.

Di IPWL yang merupakan tempat rehabilitasi pecandu narkoba, Basuki langsung ditangani petugas untuk ditenangkan.

Sementara itu, kabar yang beredar, pelaku sering mengkonsumsi narkoba karena stres tidak dapat menikah dengan wanita idamannya.

“Kalau kabar ia tidak bisa menikahi cewek idamannya itu masih sebatas isu, tidak jelas kebenarannya. Yang jelas, ia sering mengkonsumsinya, karena memang sudah seperti itu kebiasaannya,” pungkas Sugeng. (Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim