Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Lapas Madiun Kukuhkan Pasukan Merah Putih Narapidana

Lapas Madiun Kukuhkan Pasukan Merah Putih Narapidana

TerasJatim.com, Madiun – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Madiun mengukuhkan 50 warga binaan sebagai pasukan merah putih narapidana, Senin (21/05).

Pengukuhan ini dilakukan serentak di UPT Pemasyarakatan di seluruh Indonesia bersamaan dengan momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh setiap tanggal 20 Mei.

Kepala Lapas Klas I Madiun, Suharman mengatakan, napi yang dikukuhkan nantinya bertugas sebagai ujung tombak dan bertanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan di UPT Pemasyaratan. Diantaranya dalam hal kebersihan, membantu pengamanan serta mewujudkan lingkungan lapas yang nyaman.

“Pengukuhan pasukan merah putih narapidana ini sebagai wujud nyata bhakti terhadap Indonesia. Jadi walaupun mereka itu di dalam (tahanan) sedang menjalani hukuman, tapi kan mereka juga tetap warga negara. Jadi di manapun mereka berada, harus membela merah putih,” ungkap Suharman, usai upacara Harkitnas, Senin (21/05) pagi.

Agus Sulistyono, salah seorang warga binaan di Lapas Klas I Madiun mengaku bangga karena dirinya terpilih menjadi pasukan merah putih narapidana, dari 952 napi lainnya.

Ia berjanji akan bertugas sebagai salah satu mentor bagi sesama napi dalam melaksanakan setiap program rehabilitasi di lapas, diantaranya kegiatan keagamaan di masjid serta soal kebersihan di lapas

“Alhamdulillah, ya sangat bangga sekali terpilih. Jadi saya di sini itu selain dirahabilitasi juga ditugaskan sebagai mentor dan bisa memberikan motivasi untuk rekan-rekan warga binaan semua,” kata Agus, yang dihukum karena kasus narkoba itu.

Diketahui, 50 napi yang dikukuhkan sebagai pasukan merah putih narapidana itu, sebelumnya harus terlebih dahulu menjalani program assessment terlebih dahulu. Selain itu, juga dilihat dari masa pidana serta kasusnya.

Melalui momentum peringatan Harkitnas ke-110 tahun 2018, warga binaan diimbau untuk selalu memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa. Terlebih di Lapas Klas I Madiun dihuni oleh WBP yang berasal dari agama dan suku yang beragam. (Bud/Kta/Red/TJ/KBRN)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim