Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Kerugian Banjir di Kabupaten Madiun Capai Rp54 Miliar

Kerugian Banjir di Kabupaten Madiun Capai Rp54 Miliar
Ilustrasi

TerasJatim.com, Madiun – Kerugian akibat terjangan bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Madiun sejak Rabu (06/03/19) kemarin, mencapai Rp54 miliar.

Rinciannya, kerugian pemukiman sebesar Rp38.6 miliar, kerugian pertanian Rp8.09 miliar, kerugian peternakan Rp 416 juta dan kerugian infrastruktur Rp6,9 miliar.

Diketahui, bencana banjir yang menerjang wilayah Jatim melanda 15 kabupaten. masing-masing Kabupaten Madiun, Nganjuk, Ngawi, Magetan, Sidoarjo, Kediri, Bojonegoro, Tuban, Probolinggo, Gresik, Pacitan, Trenggalek, Ponorogo, Lamongan dan Blitar.

Sementara daerah yang paling parah terdampak bencana banjir adalah Kabupaten Madiun. Di wilayah ini, banjir terjadi akibat meluapnya sungai Jeroan yang merupakan anak sungai Madiun.

Tercatat sebanyak 39 desa, 8 kecamatan di Kabupaten Madiun terendam banjir sehingga menyebabkan 4.317 KK atau 17.268 jiwa terdampak.

Selain itu, 2 unit rumah rusak berat, 253 Ha lahan sawah terendam banjir, 3 tanggul rusak, 2 jembatan rusak, 1 gorong-gorong rusak dan ribuan temak terdampak.

Terkait musibah ini, Bupati Madiun telah menetapkan masa tanggap darurat banjir selama 14 hari, mulai 6 hingga 19 Maret 2019. (Jnr/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim