DPRD Kota Madiun Akan Rombak Alat Kelengkapan Dewan

DPRD Kota Madiun Akan Rombak Alat Kelengkapan Dewan

TerasJatim.com, Madiun – DPRD Kota Madiun, dalam waktu dekat akan melakukan perombakan terhadap alat kelengkapan dewan (AKD). Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kota Madiun, Istono, Senin (06/02).

Menurut Istono, surat perombakan AKD telah dilayangkan ke masing-masing pimpinan fraksi pada minggu lalu, dengan harapan dapat ditindaklanjuti terkait penempatan anggota fraksi ke komisi.

Di lingkup DPRD Kota Madiun terdapat lima fraksi, fraksi Demokrat Bersatu (gabungan partai Demokrat dan Golkar) diketuai Armaya, Fraksi PKB diketuai Ngedi Trisno Yushianto, Fraksi PDI Perjuangan diketuai Andi Raya Bagus Miko Saputra, Fraksi Pembangunan Nasional Rakyat Sejahtera (PNRS) diketuai Amanto dan fraksi Gerindra diketuai Rina Hariyati.

Istono mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu jawaban masing-masing fraksi untuk menyerahkan daftar nama yang akan ditempatkan di tiga komisi, paling lambat minggu kedua bulan Februari ini.

Istono menyatakan, perombakan AKD bertujuan memberikan penyegaran di lingkungan wakil rakyat. Apalagi, kinerja anggota dewan tahun ini memasuki tahun ketiga, setelah dilantik pada Agustus 2014 lalu.

“Minggu depan ini saya terima dulu laporan dari masing-masing fraksi. Nanti kita lihat, usulan itu nanti sudah sesuai belum, artinya masuk dalam pos-pos itu. Misalnya yang masuk ke komisi II kok jumlahnya lebih banyak atau mungkin kurangnya lebih banyak, berarti kan perlu komunikasi lintas fraksi. Harapannya biar anggota di komisi itu seimbang jumlahnya,”ungkapnya saat dikonfirmasi via selulernya, Senin (06/02).

Politisi Partai Demokrat ini menyatakan, tahap selanjutnya, masing-masing anggota fraksi yang telah ditempatkan di komisi akan melakukan voting guna menentukan ketua komisi.

Tidak menutup kemungkinan, ketua komisi I yang saat ini diduduki Dwi Djatmiko Agung Subroto alias Kokok Patihan, ketua komisi II Ngedi Trisno Yhusanto dan ketua komisi III Bondan Pandji Saputro berpotensi ikut bergeser atau dirombak.

Istono menanbahkan, perombakan massal yang akan dilakukan DPRD sudah menjadi kesepakatan bersama, yakni 2,5 tahun sejak dilantiknya para anggota dewan.

Sesuai agenda yang telah disepakati para legislator, rencananya hasil final perombakan komisi akan diparipurnakan internal pada akhir bulan Februari 2017 ini. (Bud/Red/TJ/KBRN)

banner 468x60

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim