Cuci Jeruhan Daging Kurban, Pelajar asal Dander Bojonegoro Tewas Tenggelam di Bengawan Solo

Cuci Jeruhan Daging Kurban, Pelajar asal Dander Bojonegoro Tewas Tenggelam di Bengawan Solo

TerasJatim.com, Bojonegoro – Nasib nahas menimpa M Khoirur Rozak (16), pelajar yang juga santri di Pondok Pesantren Abu Dzarrin Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro Jatim.

Pemuda asal Desa Bangilan Kecamtan Kapas Kabupaten Bojonegoro itu dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo, saat mencuci jeruhan hewan korban. di sekitar tambangan di Dusun Madean Kelurahan Jetak Kecamatan Kota Bojonegoro, Jumat (01/09 siang.

Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban bersama 6 orang temannya sedang mencuci jeruhan hewan kurban di sungai Bengawan Solo.

Saat sedang asyik membersihkan jeruhan tersebut, ternyata ada jeruhan yang terbawa arus sungai,  sehingga salah satu teman korban yang bernama Zaefudin Zuhri (16), berusaha mengambinya. Namun saat itu Zaefudin Zuhri kelelahan dan tidak kuat berenang serta hampir tenggelam.

Melihat hal itu, korban berusaha menolongnya. Namun saat korban menceburkan diri ke sungai, justru korban sendiri yang akhirnya tenggelam. Sementara temannya, Zaefudin Zuhri, selamat.

Mengetahui hal tersebut, teman-teman korban segera meminta pertolongan kepada warga sekitar. Hingga akhirnya peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Bojonegoro Kota.

Sejumlah anggota kepolisian beserta Tim SAR dari BPBD Kabupaten Bojonegoro, langsung mendatangi lokasi kejadian dan langsung melakukan upaya pencarian. Hingga pukul 17.30 WIB petang, korban belum diketemukan.

Namun saat tengah malam sekira pukul 23:25 WIB,  korban akhirnya berhasil ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa. Korban ditemukan oleh warga, tak jauh dari titik lokasi tenggelamnya korban.

Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro Andik Sudjarwo membenarkan jika korban yang tercatat sebagai pelajar Madarasah Aliyah (MA) Abu Dzarrin itu telah ditemukan oleh warga.

“Iya benar. Jasad korban selanjutnya dievakuasi untuk dibawa ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro guna dilakukan pemeriksaan,” jelasnya, Sabtu (02/09) pagi. (Ev/Kta/Red/TJ)

banner 468x60

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim