Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Bocah SD asal Sanankulon Blitar, Hilang Terseret Arus Sungai Brantas

Bocah SD asal Sanankulon Blitar, Hilang Terseret Arus Sungai Brantas

TerasJatim.com, Blitar – Suryadi, bocah 8 tahun yang juga siswa SD warga Desa Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar Jatim, dilaporkan hilang terseret derasnya arus Sungai Brantas.

Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban bermain bersama 2 temannya di pinggir sungai, namun hanya korban yang bermain agak ke tengah.

Kapolsek Sanankulon AKP Mulyani mengatakan, mendapat laporan pihaknya bersama TNI dan BPBD Kabupaten Blitar langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi hilangnya korban.

“Saat ini kita terus melakukan upaya pencarian dengan menyisir sepanjang Sungai Brantas untuk mencari keberadaan korban. Selain itu kami juga masih memasang police line di sekitar lokasi, tempat sepeda korban ditaruh sebelum turun ke sungai untuk bermain.” terangnya kepada TerasJatim.com, di lokasi pencarian, Selasa (12/03/19).

Sementara itu saat mendengar musibah ini, nenek korban, Suminem, langsung menangis saat petugas datang ke rumahnya.

Menurut Zainul Arifin, kakak korban, ia mengaku tidak mengetahui keberadaan adiknya sejak siang. Saat ia bangun, adiknya sudah tidak ada di rumah. Diperkirakan adiknya bermain ke sungai sejak pulang sekolah.

“Saya kemudian bersuaha mencari adik saya ke sungai, karena ada tetangga yang bilang jika adik saya ke sungai bersama dua temannya. Ternyata sepeda adik saya berada di pinggir sungai, dan keberadaannya tidak diketahui.’ ujar Zainul sedih.

Pantauan TerasJatim.com di lokasi kejadian, hingga saat ini, tim gabungan dari Basarnas dari Trenggalek yang dibantu BPBD dan PMI Kabupaten Blitar, masih melakukan penyisiran ke sepanjang Sungai Brantas.

“Kami akan mengerahkan tiga perahu karet dan melakukan penyisiran sepanjang 20 kilometer. Kendala yang kami hadapi karena derasnya arus sungai, namun kami berharap korban segera diketemukan,” pungkas Imam Nahrawai, Dantim Basarnas Trenggalek. (Tim/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim