Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Apes, Jambret di Pamekasan Berhasil Dihadang Anggota TNI

Apes, Jambret di Pamekasan Berhasil Dihadang Anggota TNI

TerasJatim.com, Pamekasan – Sudah jatuh, tertimpa tangga. Istilah itu tepat diberikan kepada Abdul Wahid (19), pelaku jambret asal Tambakan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang, Madura.

Pasalnya saat beraksi melakukan penjambretan, aksi Wahid berhasil digagalkan oleh dua anggota Koramil 0826/02, Kodim 0826/Pamekasan.

Kejadian itu bermula, ketika Yatin (56)  dan Nurmasari (20), yang merupakan korban penjambretan, pulang dari pasar Planakan menuju ke rumahnya yang berada di Desa Panglegur Kabupaten Pamekasan, Rabu (10/10) pagi.

Namun tak disangka, ketika berada di tengah perjalanan pulang, terpatnya di Jalan Raya Branta Tinggi, kedua korban itu langsung dipepet oleh pelaku dengan menggunakan sepeda motor jenis Vario tanpa plat noomor.

Dengan tiba-tiba, Wahid pun langsung mengambil dompet milik Yatin. Namun, upaya itu tak berjalan mulus. Dengan kekuatan seadanya, Yatin pun berusaha mempertahankan dompet yang ia bawa.

“Saya langsung berteriak minta tolong ketika dompet saya ditarik oleh pelaku,” ungkap Yatin, yang masih terlihat gemetaran.

Mendengan teriakan itu, dua anggota Koramil yaitu Serda Mohammad Hasan dan Serda Umarul Faruk, langsung mendatangi lokasi kejadian.“Kebetulan posisi saya waktu itu tidak jauh dari lokasi kejadian,” ujar Hasan.

Di lokasi kejadian, kedua anggota TNI itu melihat dompet milik Yatin sudah berhasil dikuasai oleh pelaku. Tanpa pikir panjang, kedua anggota Koramil itu langsung mengejar Abdul Wahid. Alhasil, pelaku pun langsung takluk dan dapat dihentikan.

“Saya langsung melaporkan kejadian itu ke Danramil dan Polsek setempat,” aku Hasan.

Guna penyelidikan lebih lanjut, kini, Abdul Wahid sudah diamankan ke Polsek Tlanakan, beserta dompet yang berisi uang tunai Rp850 ribu, beserta motor milik pelaku yang digunakan untuk melancarkan aksi kriminalnya.

“Pelaku sudah diamankan dan sekarang sudah dimintai keterangan oleh pihak Kepolisian,” tandas Hasan. (Pras/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim