Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Tanam Pisang di Jalan Rusak, Jadi Trend Protes Warga Bojonegoro

Tanam Pisang di Jalan Rusak, Jadi Trend Protes Warga Bojonegoro

TerasJatim.com, Bojonegoro – Entah siapa yang pertama kali menggagas penanaman pohon pisang di tengah jalan sebagai simbol protes atas rusaknya jalan yang terabaikan. Tetapi ini menjadi trend di Kabupaten Bojonegoro Jatim, saat warga lelah dengan kondisi jalan yang rusak parah.

Seperti yang terjadi kali ini, tampak sebatang pohon pisang sengaja ditanam di ruas jalan raya Bojonegoro-Cepu, tepatnya turut Desa Ngraho Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, yang diduga sebagai bentuk protes warga lantaran jalan yang kondisinya rusak dan berlubang itu tidak segera diperbaiki.

Menurut Hudi (35), warga setempat, ia mengaku tidak mengetahui siapa yang menanam pohon pisang di jalan yang berlobang itu. Ia hanya mengetahui saat keluar rumah batang pisang itu sudah berdiri di lobang jalan.

‘Saya nggak tahu siapa yang menanam, sebab saat keluar rumah, pohon pisang itu sudah ada di sana,” ujaranya, Sabtu (17/03) malam.

Ia menduga pennaman batang pohon pisang itu merupakan bentuk protes dan kekesalan warga pengguna jalan atas kerusakan jalur transportasi utama yang telah lama diabaikan dan tak mendapat perbaikan dari pihak terkait.

“Kondisi jalannya parah dan membahayakan pengendara yang tidak hafal medan apalagi jika malam hari. Kemarin baru saja ada yang celaka akibat terperosok lobang, kasihan,” sambungnya.

Warga setempat lainnya pun mengaku tak tahu pasti siapa yang menanam pisang di salah satu lobang jalan di jalur desanya itu. Walaupun begitu, semua meyakini hal itu adalah protes terhadap pihak pemerintah atas ketidakperduliannya terhadap rusaknya jalan yang bisa mencelakakan orang.

“Kalau perlu biarkan semua lobang ditanami pisang supaya tidak ada pengendara yang terperosok dan jatuh lagi. Pemerintah biar melek dan tidak mengabaikan keselamatan warga,” tukas salah satu warga setempat.

Senada, Priyanto (25) juga menyatakan ketidaktahuannya siapa yang beraksi menanam pohon pisang itu. Tetapi, ia bersama warga lain juga sepakat dan menghimbau pihak pemerintah agar secepatnya memperbaiki jalan yang rusak agar layak dilalui kendaraan.

“Tolong segera perbaiki jalan ini. Jangan menunggu jatuh korban jiwa baru tekrek-tekrek memperbaiki,” ungkapnya yang diamini sejumlah warga lainnya.

Sekadar untuk diketahui, bukan kali ini saja warga protes atas parahnya jalan di wilayah Bojonegoro dengan cara menanam pohon pisang. Namun demikian, tampaknya hal itu kurang mendapat respon dari pihak terkait. (Saiq/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim