Seluruh Jenazah Kru Hercules Tiba di Lanud Abdulrachman Saleh Malang

Seluruh Jenazah Kru Hercules Tiba di Lanud Abdulrachman Saleh Malang

TerasJatim.com, Malang – Dengan menggunakan pesawat jenis Boeing 737, seluruh jenazah kru pesawat Hercules yang jatuh di Wamena, Papua, tiba di landasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdul Rachman Saleh Malang, Jawa Timur, Minggu (18/12) malam, sekira pukul 20.30 WIB.

Jenazah korban kemudian disucikan dan langsung disemayamkan di hanggar Skadron Udara 32 untuk dilakukan upacara militer dan diserahkan ke keluarga masing-masing.

Kepala Penerangan Lanud Abdulrachman Saleh, Mayor Sus Hamdi Londong menginformasikan, sebanyak 12 dari 13 korban akan disemayamkan di Skadron 32.

Tiga jenazah korban kemungkinan langsung diserahkan ke keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Nganjuk, Surabaya, dan Jombang.  Sementara jenazah korban lainnya akan dimakamkan besuk.

Adapun satu jenazah korban yang teridentifikasi sebagai penumpang tidak dibawa ke Lanud Abdul Rachman Saleh Malang melainkan dimakamkan di Biak. Jenazah tersebut diketahui bukan anggota dari Lanud Abdul Rachman Saleh malang.

Seperti diberitakan, pesawat Hercules C 130 H A-1334 jatuh dalam penerbangan dari Pangkalan Udara Timika ke Pangkalan Udara Wamena. Pesawat terbang dari Timika sekitar 05.35 WIT dan direncanakan tiba di Wamena pukul 06.15 WIT. 12 orang kru pesawat dan 1 orang penumpang meninggal dunia.

Semua korban telah teridentifikasi, mereka adalah 12 kru pesawat, yakni Mayor Pnb Marlon Kawer (Pilot), Kapten Pnb J. Hotlan F. Saragih (Co-Pilot), Lettu Nav Arif Fajar Prayogi (Navigator), Lettu Pnb Hanggo Fitradhi (Penerbangan II), dan Peltu Lukman Hakim (Juru Radio Udara).

Selanjutnya, Peltu Suyata (Juru Mesin Udara I), Peltu Kusen (Juru Mesin Udara II), Serma Khodori (Juru Mesin Udara II), Peltu Agung Tri (Load Master I), Pelda Agung S (Load Master II), Serma Fatoni (Load Master II), dan Serda Suyanto (Load Master).

Instruktur Penerbang Mayor Pnb Marlon A Kawer, Penerbang BR Kapten Pnb J Hontian F Saragih, Penerbang II Lettu Pnb Hanggo Fitradhi, Navigator I Lettu Nav Arif Fajar Prayogi.

Sementara seorang penumpang yakni Kapten Reno, yang bertugas di Satuan Radar 242 Tanjung Warari, Biak Papua. (Kta/Red/TJ)

banner 468x60

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim