Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pria Tua asal Balen Bojonegoro Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi

Pria Tua asal Balen Bojonegoro Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi

TerasJatim.com, Bojonegoro – Lasmo, kakek berusia 65 tahun, warga Desa Mayangkawis Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro Jatim, ditemukan sudah menjadi mayat, di saluran irigasi sekunder di Desa Sidobandung, yang merupakan tetangga desa korban.

Kapolsek Balen, AKP Rasito mengungkapkan, peristiwa tersebut bermula pada Selasa (23/05) sekira pukul 14.00 WIB, saat adik ipar korban bernama Sadi (50), menemukan pakaian milik korban di pinggir saluran irigasi primer Mayangkawis, yang berjarak kurang lebih 100 meter dari rumah korban.

“Korban diketahui sudah pikun dan sering menanggalkan pakaiannya di pinggir sungai. Kemudian oleh adik iparnya, pakaian korban tersebut dibawa pulang ke rumah, sambil memberitahu keluarga yang lain,” ujarnya, Rabu (24/05).

Saat waktu shalat Ashar, lanjut Rasito, adik ipar  korban tidak menjumpai korban ikut shalat berjamaah. Merasa curiga, usai shalat, Sadi, adik ipar korban kembali ke sungai untuk mencari keberadaan korban.

“Kejadian korban meninggalkan rumah sudah sering terjadi sehingga adik iparnya berusaha mencari hingga ke desa tetangga, namun korban tidak diketemukan. Khawatir terjadi sesuatu, akhirnya ia melaporkan peristiwa tersebut kepada perangkat desa setempat.” lanjutnya.

Setelah itu warga sekitar meakukan upaya pencarian ke aliran irigasi, karena dikhawatirkan korban tenggelam akibat tidak bisa berenang.  Lantaran saat itu debit air saluran irigasi sedang tinggi, sehingga warga berinisiatif membuka pintu air yang menuju arah Desa Sidobandung.

Setelah air menyusut, akhirnya sekira pukul 22.15 WIB, korban berhasil ditemukan di aliran irigasi sekunder turut Desa Sidobandung Kecamatan Balen, yang berjarak kurang lebih 1 kilometer dari tempat awal tempat pakaian korban ditemukan.

“Korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah korban segera dievakuasi dan dibawa ke rumah duka,” imbuh Rasito.

Berdasar pemeriksaan tim medis, korban meninggal dunia murni akibat tenggelam karena tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan atau penganiayaan.

“Penyebab kematian korban murni karena tenggelam, karena korban tidak bisa berenang,” pungkasnya. (Saiq/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim