Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Polda Jatim Sebar 1.116 Personel ke TPS

Polda Jatim Sebar 1.116 Personel ke TPS

TerasJatim.com, Surabaya – Kapolda Jatim Irjen Pol. Luki Hermawan didampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi, memimpin apel pergeseran 1.116 pasukan pengamanan TPS Pemillu, di lapangan Mapolda Jatim, Senin (15/04/19).

Hadir dalam apel tersebut Kasgartap III Surabaya, Dan Pasmar 2 Surabaya, KPU Panwaslu, Pejabat Utama Polda Jatim, Pejabat Utama Kodam V Brawijaya, Pejabat Pemprov Jatim dan Ketua MUI Jatim.

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim menyampaikan bahwa apel ini sebagai apel kesiapan dan konsolidasi pengamanan Pemilu 2019.

“Jalin sinergitas berbagai elemen, tingkatkan deteksi dini yang berkembang, laksanakan pengamanan dengan baik sehingga tercipta pemilu dengan jujur dan adil,” pesan orang nomor satu di Mapolda Katim itu.

Selain itu, Polda Jatim juga melakukan pergeseran terhadap 1.116 personil Polda Jatim, yang di BKO-kan ke sejumlah wilayah.

Luki menjelaskan, pergeseran pasukan ini akan diperbantukan untuk pengamanan sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Jatim. “Ada1.116 anggota Polri, yang akan memback-up beberapa Polres yang meminta personil Polri, untuk mempertebal, maupun memperkuat di TPS-TPS,” jelasnya.

Diakui oleh Luki, paling banyak personil digeser ke wilayah Madura, Tapal Kuda dan Mataraman. Selain Polri, juga ada TNI yang akan digeser untuk penebalan di 3 wilayah tersebut. “Ini ke Madura, Tapal Kuda dan Mataraman itu ada semuanya jadi 1.116,” ujarnya.

Jenderal polisi bintang dua itu menyebutkan, pola penjagaan TPS bervariasi, bergantung dari tingkat kerawanan lokasi.

Sementara itu di tempat yang sama, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Wisnoe Prasetya Budi memaparkan, jumlah prajurit TNI yang diturunkan selama Pemilu adalah sebanyak 17.650 orang dari tiga matra (TNI AD, TNI AL, dan TNI AU).

“Jadi, TNI itu sifatnya adalah bantuan perkuatan BKO ke Polda. Ini juga akan kita geser,” paparnya.

Sedangkan untuk prajurit yang on call, sebanyak 1 SSK (satuan setingkat kompi) yang ada di masing masing Kodim. Tetapi penggerakannya, tetap berdasarkan permintaan kepolisian (Polres). (Ah/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim