Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Kapolri Sebut Pelaku Bom Gereja di Surabaya adalah Satu Keluarga

Kapolri Sebut Pelaku Bom Gereja di Surabaya adalah Satu Keluarga

TerasJatim.com, Surabaya – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyebut pelaku bom bunuh diri di 3 gereja di Surabaya merupakan satu keluarga.

Mereka adalah pasutri Dita Oepriarto dan Puji Kuswati, serta 4 orang anaknya. Mereka tinggal di Blok K/22 A Wonorejo Asri, Rungkut Surabaya.

Menurut Tito, Dita dan istrinya mengajak anak-anaknya untuk beraksi di 3 gereja berbeda dengan waktu hampir berdekatan.

Dita Supriyanto, meledakkan mobil Avanza yang dikendarainya di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuno Surabaya.

Dita diketahui sebagai Ketua Jamaah Ansarut Daulah (JAD) Surabaya, yang masih berafiliasi dengan jaringan Aman Abdurahman Ketua JAD, yang kini ditahan di Rutan Mako Brimob.

Pelaku melakukan bom bunuh diri atas perintah dari ISIS yang saat ini dalam kondisi terpuruk.

“JAD merupakan pendukung utama ISIS. Saat ini Aman Abdurahman ditahan di Mako Brimob. Dita ini bersama keluarga memang terlibat di JAD Surabaya dan dia ketuanya,” ungkapnya, Minggu (13/05) petang.

Sedangkan istri Dita, Puji Kuswati bersama kedua anak perempuannya yang masih kecil,  yakni FS (12) dan PR (9), beraksi di Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro Surabaya.

Tak hanya itu, dua remaja anak pasutri Dita dan Puji lainnya, yakni Yusuf Fadil (18) dan Firman Hamim (16), juga turut melakukan bom bunuh diri dengan menggunakan sepeda motor di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya.

Hingga Minggu (13/05) malam, korban tewas dalam aksi brutal tersebut tercatat sebanyak 13 orang, 6 di antaranya merupakan pelaku bom bunuh diri. Sedangkan 43 orang mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit.

Pasca kejadian, tim Densus 88 dan tim Jibom Polda Jatim melakukan penggeledahan di rumah pelaku. Dalam penggeledahan tersebut petugas menemukan sejumlah barang bukti termasuk 4 bom rakitan siap ledak. (Ah/Kta/Red/TJ)

Baca juga: http://www.terasjatim.com/korban-bom-gereja-bertambah-gubernur-imbau-warga-tenang-dan-tak-takut-teroris/

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim