Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Hilang 3 Hari, Pria asal Kras kediri Ditemukan Sudah Menjadi Mayat

Hilang 3 Hari, Pria asal Kras kediri Ditemukan Sudah Menjadi Mayat

TerasJatim.com, Kediri – Setelah dilaporkan hilang sejak tiga hari lalu, Sukari, pria 67 tahun Dusun Cangkring Desa Banjaranyar Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Jatim. ditemukan tewas di area perkebunan tebu dusun setempat, Kamis (08/03).

Informasi yang dihimpun,korban pada Selasa (06/03) sore sekitar pukul 17.00 WIB, berpamitan kepada keluarganya untuk mencari kayu bakar. Namun hingga larut malam korban belum juga pulang.

Selanjutnya keluarga korban dibantu warga setempat melakukan pencarian, namun keberadaan korban belum juga diketahui. Hingga pada Kamis (08/03) pagi sekitar pukul 06.00 WIB, sepeda pancal milik korban ditemukan di pinggir jalan perkebunan tebu dusun setempat.

“Saat warga memeriksa area tersebut, akhirnya korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa dan dalam posisi tertelungkup di pinggir saluran air dalam kebun tebu, yang rhanya berjarak 50 meter dari pinggir jalan ditemukannya sepeda korban,” ujar Kasihumas Polsek Kras Aiptu Ari Asanto.

Polisi yang mendapat laporan adanya peristiwa tersebut kemudian datang ke lokasi dan melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan, mayat korban ditemukan di bawah pohon kelapa dan di dekat tubuh korban terdapat beberapa buah kelapa yang masih bertangkai bekas terpotong. Selain itu juga ditemukan sabit milik korban.

Menurut keterangan keluarganya, selama ini korban tidak memiliki riwayat penyakit akut. Sementara hasil pemeriksaan petugas medis bersama unit Inafis Polres Kediri, pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka lecet di kaki dan dah, benjolan di kepala belakang, dan sejumlah luka lebam di wajah kiri. Selain itu juga terdapat luka lebam dada kiri, luka terbuka di jari kaki kanan, dan di mata kanan ditemukan belatung.

“Petugas berkesimpulan, dari hasil olah TKP terhadap mayat korban, maka perlu dilakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya. Selanjutnya mayat korban dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk dilakukan pemeriksaan medis dan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim