Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Dilaporkan Hilang, Warga Kadungrejo Bojonegoro Ditemukan Tewas Mengapung

Dilaporkan Hilang, Warga Kadungrejo Bojonegoro Ditemukan Tewas Mengapung

TerasJatim.com, Bojonegoro – Sesosok mayat yang mengapung di aliran Sungai Bengawan Solo turut Desa Lebaksari Kecamatan Baureno Bojonegoro Jatim, ditemukan warga setempat yang tengah mencari ikan, Sabtu (24/03) pagi, sekira pukul 06.00 WIB.

Peristiwa penemuan mayat itu sontak membuat warga setempat terkejut. Pasalnya, sebelumnya warga dari desa tetangga mereka, yakni Ja’far (61) Desa Kadungrejo dikabarkan hilang sejak Kamis (22/03) jelang tengah malam.

“Ya kaget Mas, soalnya orang Kadungrejo kan ada yang hilang pada malam Jumat kemarin. Makanya saat ada yang menemukan mayat kami yakin bahwa itu orang yang hilang tersebut,” ujar Sakir Huda (25) warga Desa Lebaksari.

Kapolsek Baureno AKP Mardjono, saat dikonfirmasi seusai mendatangi TKP bersama Kanit Reserse, Kanit Intel dan sejumlah anggota Polsek lainnya membenarkan adanya penemuan sesosok mayat tersebut.

“Ya, setelah diidentifikasi korban adalah saudara Ja’far 61 tahun, warga Dusun Mandek RT 12 RW 06 Desa Kadungrejo Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro yang sebelumnya dilaporkan hilang,” ujarnya kepada TerasJatim.com.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Baureno IPDA Sholeh menyebutkan, jasad korban ditemukan oleh warga Sumali (37), Ahmad Thoyib (42) dan Nurhidayat (42). Ketiganya warga Dusun Parengan Desa Lebaksari Baureno.

“Awalnya saksi 3 melihat ada orang yang terapung di tengah aliran Bengawan Solo, kemudian mengajak saksi 2 dan 1 untuk mengambil  dan menepikan mayat tersebut. Setelah dilihat ternyata para saksi mengenal bahwa mayat tersebut adalah Ja’far,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, berdasar hasil pemeriksaan luar jasad korban yang dilakukan tim medis, korban dipastikan meninggal dunia murni karena tenggelam sebab tidak ditemukan adanya bekas kekerasan atau penganiayaan.

“Dari hasil visum luar tim medis, diketahui lebab seluruh tubuh akibat air, pendarahan pada hidung, mulut, dan kemaluan. Tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan,” imbuhnya menandaskan. (Saiq/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim