Bupati Blitar Buka Musrenbang RKPD Tahun 2019

Bupati Blitar Buka Musrenbang RKPD Tahun 2019

TerasJatim.com, Blitar – Musyawarah Perenncanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Blitar tahun 2019,  telah terlaksana. Termasuk mulai dari Musrenbang tingkat Desa, Kecamatan, maupun Kabupaten.

Untuk Musrenbang tingkat Kabupaten, dibuka langsung oleh Bupati Blitar,di gedung wisata kampung coklat, Rabu (14/03)

Selain itu, pada Musrenbang yang bertema ‘Memacu Pembangunan Ekonomi yang Mengoptimalkan Sumberdaya Secara Arif dan Lestari’, Bupati juga melakukan penekanan tombol sebagai tanda launching aplikasi perencanaan dan penganggaran.

Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM mengatakan, tahun 2019 nanti ada 6 prioritas pembangunan yang sudah ditetapkan, diantaranya, pertama mengenai penanggulangan kemiskinan dan pengangguran. Kedua penataan kota Kanigoro. Ketiga pemantapan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat dalam melaksanakan pesta demokrasi.

Keempat peningkatan kualitas layanan pendidikan kesehatan masyarakat, pengarusutamaan gender dan anak, kelima peningkatan tata kelola pemerintahan kinerja ASN dan peningkatan pendapatan daerah berbasis teknologi informasi. Keenam mengenai peningkatan daya saing usaha melalui sektor ekonomi unggulan berbasis kawasan dan berkelanjutan.

“Kalau harapan kita, dengan pengelolaan APBD yang tidak terlalu besar bisa dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat. Jadi usulan yang banyak tadi, akan dirampingkan atau diseleksi hingga mengerucut sesuai dengan kemampuan APBD kita,” jelas Bupati.

Lebih lanjut Bupati menyebut, jika ingin membangun tata kelola pemerintahan yang baik, maka harus menggunakan aplikasi semuanya. Mulai e-planing maupun e-budgeting. “Tentu itu semua sudah kita lakukan. Jadi dengan adanya aplikasi dalam perencanaan di musrenbang ini tentu sangat baik,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Kepala Bappeda Kabupaten Blitar, Suwandito mengatakan, pada Musrenbang ini pihaknya berkomitmen semakin memaksimalkan perencanaan, dengan melakukan pendampingan SKPD, mulai restra, renja, hingga KUA PPAS.

Selain itu, dengan pengembangan e-planing, akan menjamin konsistensi penganggaran. “Pelaksanakaan teknogi dalam Musrenbang tentu mempercepat prosesnya,” kata Suwandito.

Menurut Suwandito, dari ribuan usulan yang masuk, rata-rata masih terkait dengan pengembangan infraatruktur. Sehingga ke depan usulan itu akan dilihat terlebih dahulu oleh OPD terkait agar bisa ditindaklanjuti. (hmspemkabblitar/Mfh/Adv)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim