Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Biduan Cantik, Tewas Tergantung Dengan Selendang Anaknya

Biduan Cantik, Tewas Tergantung Dengan Selendang Anaknya
Foto mendiang Luluk Okvitasari

TerasJatim.com, Kediri – Warga Kelurahan Blabak, tepatnya di jalan raya Jegles Kecamatan Pesantren Kota Kediri, Jumat  pagi, (20/11), dikejutkan dengan meninggalnya seorang ibu rumah tangga yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Korban yang diketahui bernama Luluk Okvitasari  (29), pemilik salon yang juga dikenal sebagai biduan di wilayah Pare ini, diketahui tewas pertama kalinya  oleh suaminya sendiri, Andik Setiawan.

Saat itu, sepulang dari bisnis jual beli mobil sekitar pukul 23.00 malam, Andik mendapati pintu rumahnya tidak terkunci dan melihat kedua anaknya tidur di kamar tanpa ada istrinya. Kemudian, Andik menuju ke kamar mandi untuk buang air kecil dan kaget melihat istrinya sudah menggantung di kayu blandar di dapur dengan menggunakan tali selendang.

Dari informasi yang diperoleh, Andik  pamit pada korban untuk pergi ke rumah Farid di kelurahan Tinalan, untuk membahas masalah jual beli mobil. Setelah Andik keluar bersama Farid, Luluk sms pada suaminya, bahwa kalau mau pulang, pintu tidak dikunci. Saat Andik tiba di rumah, pintu memang tidak dikunci.

Mengetahui istrinya dalam posisi menggantung, Andik mengambil pisau untuk memotong selendang hingga Luluk terjatuh dan menindih Andik. Setelah dicek tangannya, gerak nadinya sudah tidak ada. Telapak kakinya juga masih hangat. Namun Luluk sudah meninggal dunia.

Andik, kemudian memanggil Masrofiatin, mertuanya yang rumahnya berdekatan dan diteruskan laporan ke polisi.

“Sebelumnya antara Luluk dan suaminya tidak ada masalah. Menurut informasi, tidak ada masalah antara suami dan istri tersebut. Namun demikian, kami masih mencari tahu motif korban nekat gantung diri.” Ungkap Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar.

Saat dilakukan evakuasi, korban memakai pakaian daster warna biru gelap. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke rumah sakit guna dilakukan visum, dan kemudian akan di serahkan kembali ke pihak keluarga untuk di makamkan. (Gun/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim