Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Mudik Lebaran, TKI Asal Jatim Bawa Uang Rp280 Miliar

Mudik Lebaran, TKI Asal Jatim Bawa Uang Rp280 Miliar

TerasJatim.com, Surabaya – Sebanyak 8.293 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau (Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Jatim yang pulang saat mudik lebaran kemarin, diperkirakan melakukan transaksi remitansi atau pengiriman uang ke Jatim mencapai Rp280 Miliar. Nilai tersebut naik jika dibanding tahun 2018 lalu yang sebesar Rp268,5 Miliar.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan dan Perlindungan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim, Budi Rahardjo menjelaskan, jumlah transaksi remitansi tersebut berdasarkan data dari Posko Mudik Lebaran Disnakertrans. Prov. Jatim.

Di Bandara Juanda Sidoarjo, TKI yang pulang mencapai 8.293 orang dengan estimasi setiap PMI membawa uang antara Rp 20 – 30 juta. Jumlah pemudik TKI dari luar negeri yang pulang ini ada kenaikan jumlahnya sebanyak 8,11% atau 622 orang, dari tahun 2018 lalu sebanyak 7.671 orang.

“Dari data di Posko Mudik Lebaran di Bandara Juanda ini, pada tahun ini Pekerja Migran yang pulang ke Jatim mencapai 8.293 orang diperkirakan membawa uang remitansi melalui transaksi pengiriman uang mencapai Rp280 Miliar,” terang Budi, Selasa (11/06/19).

Dari data yang ada tercatat, TKI yang melakukan mudik terbanyak dari Hongkong 63.605 orang, Taiwan 2.489 orang disusul TKI yang bekerja di negara Asean, Asia dan Timur Tengah. Kepulangan pahlawan devisa ini terbanyak dengan daerah tujuan Kabupaten Tulungagung, Ponorogo, Blitar dan Malang.

Status kepulangan para pekerja migran  dari Jatim ini, tercatat yang berstatus finish kontrak sebanyak 22, 17%, cuti kerja 77,62% dan TKI yang pulang karena bermasalah ada 1,20%.

Bagi yang berstatus cuti, di Posko Lebaran juga ditambah pelayanan proses re-entry, sedangkan TKI yang pulang dengan bermasalah, maka setelah lebaran Disnakertrans. Prov. Jatim, membuat surat permintaan klarifikasi, mediasi dan meminta solusi penyelesaian kepada Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

“Posko Lebaran ini intinya memastikan dan memberikan pelayanan kepada PMI, demi kelancaran dan keamanan saat mudik dari Bandara Juanda sampai kampung halaman para pahlawan devisa ini,” pungkasnya. (Jnr/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim