Waspadai Hewan Kurban Berpenyakit

Waspadai Hewan Kurban Berpenyakit

TerasJatim.com, Malang РUmat Muslim yang ingin membeli hewan Kurban, sebaiknya berhati hati. Sebab, tidak semua hewan yang dipasarkan jelang Hari Raya Idul Adha ini sehat. Untuk melindungi konsumen, Dinas Pertanian Kota Malang melakukan  pemeriksaan kesehatan, terhadap hewan ternak yang dijual pedagang dadakan di sejumlah titik di Kota Malang, sebab disinyalir masih ada hewan berpenyakit yang dipasarkan para pedagang.

Namun, instansi yang berwenang tersebut tidak menemukan hewan berpenyakit. Padahal tahun sebelumnya ditemukan beberapa hewan yang tidak layak jual. “Tahun lalu ada dua kasus scabies (kudisan), tapi tahun ini belum ada temuan. Penyakit lain juga belum ada,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kota Malang, Hadi Santoso. Pemeriksaan hewan kurban merupakan langkah antisipasi. Dia tidak ingin ada pedagang yang sengaja memasarkan hewan tidak layak. Berdasarkan pengalaman dan kasus yang terjadi pada tahun – tahun sebelumnya, lanjutnya, penyakit yang banyak ditemukan yakni antraks dan scabies. Untuk itu Disperta menyisir seluruh pedagang hewan kurban di Kota Malang.

Penyisiran dilakukan karena kebutuhan hewan kurban meningkat, sehingga jumlah hewan yang dipasarkan pedagang juga lebih banyak. Apalagi, rata rata hewan kurban yang dipasarkan berasal dari luar Kota Malang. Tersebarnya titik titik pedagang, dinilai menyulitkan tim. Untuk itu, tahun depan akan dibuatkan sentra sentra penjualan hewan kurban. “Nantinya di tiap wilayah ada satu lokasi pusatnya. Jadi lebih terpantau dan tentunya menguntungkan masyarakat,” jelas Hadi.

Sementara itu, Kasi Kesehatan Hewan Bidang Peternakan Disperta Kota Malang, drh Hilda Sari yang tergabung dalam tim pemeriksaan mengungkapkan, selain antraks dan scabies, juga sering ditemukan sakit mata pada hewan yang dijual. Penyakit penyakit tersebut berpotensi menular jika tersentuh manusia. “Untuk scabies, kalau disentuh tangan manusia akan menular,” kata Hilda. (Dim/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim