Untuk Jalan Mantap 100 Persen, Pacitan Butuh Duit 792 Miliar

TerasJatim.com, Pacitan – Nyaris separuh jalan kabupaten di Pacitan, Jatim, memiliki kondisi tak laik: berlubang, bergelombang, retak, hingga aspal yang tercerai berai.
Pemerintah setempat tentu tak tinggal diam, dan secara bertahap telah berupaya untuk muluskan jalan kabupaten. Bahkan mampu senggol provinsi hingga pusat, seperti yang pernah ditulis TerasJatim.com dengan tajuk: “Bangun Jalan Kabupaten, Pacitan Serap Duit Provinsi-Pusat Ratusan Miliar”.
Melihat data yang diperoleh TerasJatim.com dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pacitan, sepanjang 1.374 kilometer jalan kabupaten, tercatat ada 51,02 persen atau 701 kilometer lebih kondisinya mantap, dengan kategori sedang-baik. Sedangkan kondisi sebaliknya, 48,98 persen atau sekitar 671 kilometer lebih perlu perhatian.
Untuk menuju 100% mantap, Pacitan butuh anggaran mendekati Rp800 miliar. Taksiran itu dihitung jika lebar jalan kabupaten rerata 3 meter, dengan perkerasan jalan separuh menggunakan hot mix dan sisanya pakai lapis penetrasi makadam atau lapen.
“Estimasi sekitar Rp792 miliar. Itu untuk aspalnya saja, tidak untuk pemeliharaan talud dan lainnya,” ujar Imam Syafiq, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Pacitan, saat berbincang dengan TerasJatim.com, Rabu (31/12/2025).
Di tahun 2026, kemantapan jalan kabupaten ditargetkan naik 2,1 persen, dengan alokasi anggaran Rp39 miliar lebih, untuk jamah sekitar 30 kilometer jalan rusak atau kurang mantap.
“Tahun 2026 untuk kemantapan jalan naik 2,1 persen. Di satu sisi ada penurunan (kerusakan) jalan 3 persen, dari total panjang jalan kabupaten,” terang Syafid.
“Untuk anggarannya Rp39 miliar lebih, dari DAK (Dana Alokasi Khusus) Rp23 miliar, sisanya APBD Rp15,9 miliar,” sambungnya.
Duit ratusan miliar itu buat muluskan jalan kabupaten di sejumlah titik yang tersebar di 12 kecamatan. Rencananya, dalam dua bulan ke depan sudah mulai untuk pekerjaan fisik.
“Januari mulai proses pemilihan penyedia (kontraktor). Mudah-mudahan akhir Februari sudah mulai untuk pekerjaan fisiknya,” imbuhnya. (Git/Kta/Red/TJ)


