Hingga Hari ini, Sudah 13 Orang Penyelenggara Pemilu di Jatim yang Meninggal Dunia

Hingga Hari ini, Sudah 13 Orang Penyelenggara Pemilu di Jatim yang Meninggal Dunia

TerasJatim.com, Malang – Hingga Jumat, 16 Februari 2024, ada 8 orang penyelanggara Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 di Jatim, yang dilaporkan meninggal dunia.

Hal itu disampaikan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim, Rochani, saat melayat ke rumah duka Ketua KPPS TPS 20 di Kota Malang, Sigit Widodo (54), yang meninggal usai bertugas, pada Jumat (16/02/2024) kemarin.

Dalam kesempatan itu, Rochani juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya ketua KPPS di TPS 20, Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Sigit Widodo.

Pihaknya berharap, agar semua masyarakat dapat memaknai peristiwa yang terjadi dengan baik dan bijak.

Dijelaskannya, tidak hanya dari anggota KPPS, namun mulai dari Satuan Pengaman Lintas Masyarakat (Satlinmas), saksi partai politik (Parpol) hingga pemilih, juga dilaporkan ada yang meninggal dunia.

“(Pemilu) tahun 2019 di Jatim itu ada 87 anggota penyelenggara pemilu yang meninggal. Kami sangat berharap agar tahun ini angka meninggal hanya berhenti di delapan ini saja. Namun, kami tetap melakukan pemantaun di wilayah Jatim,” ucap Rochani.

Disinggung soal pemberian santunan bagi penyenggara Pemilu, Rochani mengaku ada mekanisme yang harus dilakukan oleh KPU Jatim dan KPU Kota/Kabupaten setempat, seperti verifikasi apakah yang bersangkutan sudah terdaftar kepesertaannya di dalam BPJS Ketenagakerjaan atau Kesehatan.

“Ini perlu kami komunikasi dengan pihak Pemerintah Daerah, karena memang tidak boleh ada duplikasi penyaluran santunan maupun bantuan yang bersumber dari APBN,” ujarnya.

Sesuai keputusan KPU, untuk santunan kematian yang diberikan, yaitu sebesar Rp36 juta. Berbeda halnya untuk kecelakaan kerja. Sebab itu disesuaikan dengan kategori masing-masing.

Dari berbagai sumber yang dihimpun TerasJatim.com, hingga Minggu (18/02/2024), tercatat sebanyak 13 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan 2 petugas Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) tempat pemungutan suara (TPS) di Jatim yang dilaporkan meninggal dunia saat dan usai bertugas pada Pemilu 2024.

Mereka masing-masing berasal dari Kota Madiun, Kabupaten Jember, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Magetan, Kota Probolinggo, Kabupaten Bangkalan (2 orang), Kota Malang, Kota Surabaya (2 orang), Kota Kediri, dan Kabupaten Malang.

Sedangkan petugas Linmas TPS yang meninggal, masing-masing di Kota Madiun dan di Kabupaten Tuban.

Berdasarkan kronologi kejadian, terdapat sejumlah penyebab kematian para petugas KPPS dan Linmas tersebut. Di antaranya kecelakaan kendaraan, terkena sengatan listrik saat cek sound, kelelahan, serta memiliki riwayat penyakit bawaan seperti diabetes, hipertensi, dan jantung. (Aw/Ah/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim