Warga Krajan Kalipuro Tutup Jalan dengan Batu, Ini Kata Ketua PETAKA Banyuwangi

Warga Krajan Kalipuro Tutup Jalan dengan Batu, Ini Kata Ketua PETAKA Banyuwangi

TerasJatim.com, Banyuwangi – Viral aksi warga di Lingkungan Krajan Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi Jatim, yang menutup jalan dengan menggunakan tumpukan batu, menjadi perhatian sejumlah pihak. Salah satunya Pergerakan Wartawan Reinkarnasi (PETAKA) Banyuwangi.

Menurut Nanang Slamet, Ketua Petaka, pihaknya mengaku prihatin atas peristiwa tersebut. Ia pun memahami kekesalan warga, walaupun tindakan itu tidak dibenarkan karena melanggar hak pengguna jalan lain.

“Saya prihatin atas peristiwa penutupan jalan ini. Ya bagaimana pun kan merugikan penggguna jalan lain,” tuturnya, Minggu (10/10/2021).

Namun, lanjut Nanang, pihaknya juga tidak menyalahkan warga sepenuhnya, karena mereka juga mempunyai rasa jenuh dengan janji-janji pemerintah yang tidak penah ada ujungnya.

“Saya juga menyadari tindakan warga yang sampai main hakim sendiri tersebut. Mungkin karena kesal. Semoga saja tidak sampai anarkis,” ungkap pria yang juga Kabiro TerasJatim.com Banyuwangi ini.

Nanang menambahkan, kedatangan dirinya semata-mata untuk membujuk agar jalan tersebut bisa dibuka kembali. Selain itu dirinya siap membantu mengkomunikasikan kepada pejabat terkait agar segera mendapatkan solusi.

“Alhamdulillah, saya sudah bertemu dengan para tokoh masyarakat. Dalam waktu dekat jalan akan segera dibuka kembali, dan Insyallah nanti kita cari solusi bersama-sama berkomunikasi dengan pejabat terkait. Ini hanya soal komunikasi saja kok,” tutupnya.

Sebelumnya, warga Lingkungan Krajan RT 02 / RW 01, Kelurahan Kalipuro, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, melakukan aksi menagih janji kepada pemerintah untuk memperbaiki jalan di wilayah setempat.

Aksi mereka dengan cara menutup jalan dengan menggunakan tumpukan batu.

Warga mengaku kesal lantaran perbaikan jalan tersebut mulai diajukan pada tahun 2015 lalu. Meski tim tekhnis Pemkab Banyuwangi sudah beberapa kali melakukan survey lokasi dan melakukan kegiatan pengukuran, namun hingga saat ini perbaikan jalan belum juga dilakukan. (Ris/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim