Sosialisasi Pengelolaan DAS Terpadu dan Bersih-Bersih di Sumber Air Kunci Dander Bojonegoro

Sosialisasi Pengelolaan DAS Terpadu dan Bersih-Bersih di Sumber Air Kunci Dander Bojonegoro

TerasJatim.com, Bojonegoro – Air bersih sebagai unsur utama dalam menopang hajat hidup orang banyak menjadi hal yang sangat penting bagi pemerintah guna menjaga kelestariannya.

Seperti halnya kegiatan yang dilakukan oleh Pemkab Bojonegoro dalam kegiatan Sosialisasi Pengelolaan DAS Terpadu dan Kerja bhakti pembersiahan sampah, di sumber air bersih di Desa Kunci, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (11/08/20) pagi.

Kegiatan yang diawali dengan bersepeda ria alias gowes ini, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah beserta segenap forkopimda dan jajaran SKPD Bojonegoro, terjun langsung bersama masyarakat untuk membersihkan sampah yang mengotori sumber air bersih yang mempunyai debit tinggi tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umun dan Sumber Daya Air (PU-SDA) Bojonegoro Tedjo Sukmono, menyampaikan pentingnya menjaga dan melesatrikan sumber mata air dengan pengelolaan yang benar. Menurutnya, air yang mengalir dari mata air sumber Kunci tersebut selain dimanfaatkan untuk megairi area persawahan bagi para petani, juga dimanfaatkan untuk keperluan mandi serta mencuci bagi masyarakat setempat. Bahkan PDAM juga mengabil air bersih dari sumber Kunci ini.

“Berkaitan dengan sumber ini utamanya kita bersihkan dari limbah-limbah, sampah dan kotoran lainnya, termasuk kepedulian masyarakat juga kita utamakan. Karena sumber air ini juga dikonsumsi untuk air minum. 15 persen dari debit air yang pada saat musim hujan mencapai 1.200 meter kubik/detik dan 600 meter kubik/detik pada musim kemarau ini mampu menagiri 1.900 Ha sawah di 3 Kecamatan, yaitu Kecamatan Dander, Kapas dan Bojonegoro. Sementara 15 % untuk PDAM,” terangnya kepada TerasJatim.com, di lokasi acara.

Masih menurut Tedjo, dalam kegiatan tersebut juga dicanangkan untuk perbaikan DAS dari 20 sumber mata air yang ada. Sedangkan di sumber Kunci ini sendiri direncanakan untuk dibuat kamar mandi terpisah dari sumber yang akan ditangani oleh Dinas Cipta Karya. Sedangkan untuk persoalan sampah akan ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah kepada sejumlah wartawan mengatakan, di Bojonegoro terdapat beberapa sumber mata air bersih dan salah satunya adalah di sumber Kunci ini. Saat mendatangi lokasi beberapa waktu sebelumnya, Bupati perempuan pertama di Bojonegoro ini melihat banyak sampah rumah tangga, plastik maupun barang bekas yang mengotori sumber air tersebut.

“Untuk membersihakan sampah ini kami bekerja sama dengan Forkopimda dan dinas-dinas terkait serta masyarakat, untuk bergotong royong membersihakan sampah yang ada. Karena pada bagian bawahnya adalah bebatuan, maka pembersihan sampah ini dilakukan secara manual,” terang Ana.

Perlu diketahui, persoalan sampah memang sangat penting untuk diperhatikan, sebab sampah sering menjadi penyebab utama dari bencana banjir ketika datang musim penghujan karena menyumbat saluran air yang mengalir. (Adi/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim