SMKN 3 Pacitan Dorong Literasi Digital Lewat Kompetisi Robot Soccer

TerasJatim.com, Pacitan – Puluhan murid SMP/MTs se-Kabupaten Pacitan, ikuti pelatihan robotik di SMKN 3 Pacitan, Jatim, pada Selasa (03/02/2026).
Para peserta, bukan hanya dibekali dalam hal merakit robot, tetapi juga diajari bagaimana memprogam, mengendalikan hingga maintenance atau perbaikan robot. Di satu sisi, mereka diajak untuk memahami konsep robotika secara praktis, dan diaplikasikan dalam pembuatan robot soccer atau sepak bola.
“Pelatihan ini untuk membekali peserta dengan pemahaman tentang teknologi robotika. Mulai cara merakit hingga mengendalikan robot agar bisa bergerak secara otomatis,” ujar Amin Sugriwo, Guru Elektronika SMKN 3 Pacitan, Selasa siang.
Di ruang Laboratorium Teknik Audio Video SMKN setempat, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi kegiatan, dengan penuh semangat pun rasa ingin tahu. Dalam merangkai, mereka didampingi murid-murid SMKN setempat jurusan teknik audio video, yang sudah akrab perihal tersebut.
“Diharapkan nanti di akhir workshop, mereka sudah membuat, merakit sebuah robot, yang bisa dioperasionalkan untuk kegiatan robot soccer tanggal 7 Februari di Gedung Gasibu Pacitan, dan dalam rangka turut meramaikan even Hari Jadi Pacitan,” katanya.
“Jadi, robot ini nanti yang dipertandingkan. Tidak ambil robot yang lain,” sambung Amin.
Perihal pertandingan tersebut, akan diikuti 41 tim dari tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Pacitan dan beberapa sekolah dari luar daerah, dengan menggunakan sistem kompetisi dan gugur.
Inisiasi SMKN 3 Pacitan atas workshop robotika itu diapresiasi oleh Sasmita Pribadi, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Wilayah Pacitan. Ia mengatakan bahwa event tersebut merupakan salah satu pembelajaran yang berdampak.
“Ini salah satu kegiatan yang hebat luar biasa, dalam rangka memberikan satu kapasitas tersendiri untuk anak-anak di tingkat SMP/MTs, bagaimana nanti mereka bersaing dalam ilmu pengetahuan dan teknologi ke depannya,” ujarnya, di sela-sela meninjau pelatihan robotika.
Menurut Sasmita, workshop robotika yang digelar tersebut berkelanjutan. Selain merakit, hasil karya itu diimplementasikan dalam perlombaan. “Ini bukan hanya bahan materi workshop yang mentah, namun demikian sekaligus tindak lanjutnya,” ungkapnya.
“Tentunya ini kami suport sepenuhnya, arah dari satuan pendidikan sekolah-sekolah yang meningkatkan prestasi anak-anaknya, baik di bidang akademis maupun non akademis. Baik SMA, SMK maupun SLB,” lanjutnya.
Ia berharap, ke depan ada kegiatan serupa di sekolah-sekolah lain. Hal ini guna meningkatkan kompetensi para murid di bidang teknologi, dan dalam menyiapkan generasi muda untuk siap bersaing di panggung global.
“Ke depan, anak-anak ini nanti ada literasi digital yang menambah kemampuan di bidang teknologi. Nantinya juga akan memberi dampak yang luas, terutama pada kualitas sumber daya manusia,” tukasnya. (Git/Kta/Red/TJ)


