Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Sita Bom Molotov dan Celurit, Polda Jatim Juga Pulangkan 1.700 Orang Yang Akan Berangkat ke Jakarta

Sita Bom Molotov dan Celurit, Polda Jatim Juga Pulangkan 1.700 Orang Yang Akan Berangkat ke Jakarta

TerasJatim.com, Surabaya – Polda Jatim mengamankan 12 bom molotov dari massa yang akan berangkat mengikuti aksi massa ke Jakarta, pada tanggal 22 Mei 2019.

Belasan bom tersebut didapat polisi saat sedang menghalau massa dari wilayah Jatim, beberapa waktu lalu. Selain itu, polisi juga mengamankan 4 senjata tajam jenis celurit saat menggelar sweeping.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Frans Barung Mangera mengatakan, hingga saat ini polisi belum menetapkan tersangka lantaran benda-benda yang disita tersebut belum digunakan.

“Penyitaan 12 molotov dan 4 celurit yang diamankan sebagai hasil pencegahan dan pemeriksaan. Belum kita tetapkan tersangka karena alatnya belum digunakan,” katanya, Rabu (22/05/19).

Saat disinggung adanya insiden kericuhan di Jakarta, Kombes Barung menjelaskan, bahwa aparat Polda Jatim telah menyiapkan berbagai antisipasi, diantaranya dengan menggelar sweeping di sejumlah titik. Polisi juga mencegah masyarakat untuk tidak berangkat ke Jakarta. “Kami tidak ingin ada warga Jatim yang bergabung dan menjadi salah satu korban,” imbuhnya.

Kombes Barung menambahkan, pada Selasa (21/05/19) kemarin, pihaknya sudah memulangkan 1.700 orang ke daerah asalnya. Hal ini semata-mata hanya bersifat situasional.

“Yang kita khawatirkan terjadi semalam. Bukti di Jakarta sudah kita temukan sebagai indikasi akan terjadi seperti itu. Kapolda Jatim mengharap warga Jatim agar tidak terlibat. Makanya mereka kita pulangkan,” tandasnya.

Sementara di Jatim sendiri, jajaran Polda Jatim tetap siaga dan masih melakukan pengamanan serta antisipasi di sejumlah titik. Polisi tetap melakukan pengamanan sekaligus memantau situasi melalui koordinasi di beberapa titik. “Ulama, Kiai, tokoh masyarakat tetap mendukung tegaknya persatuan RI,” pungkasnya. (Ah/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim