Sensus Ekonomi 2016 Bakal Libatkan Hingga 1.030 Personil

Sensus Ekonomi 2016 Bakal Libatkan Hingga 1.030 Personil
Sekkab Yuhronur Efendi saat membuka acara Sosialisasi Sensus Ekonomi 2016

TerasJatim.com, Lamongan – Bulan Mei 2016 mendatang, Badan Pusat Statistik (BPS) akan mempunyai gawe besar, yakni melaksanakan Sensus Ekonomi (SE) 2016.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPS Kabupaten Lamongan Sri Kadarwati dalam Sosialisasi Sensus Ekonomi Tahun 2016, di Ruang Pertemuan Sabha Dyaksa Kabupaten Lamongan, Rabu (16/12).

Sensus ekonomi tersebut akan dilakukan setiap 10 tahun sekali pada setiap tahun berakhiran angka 6, dan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.

Ditambahkan oleh Sri Kadarwati, pelaku usaha di Kabupaten Lamongan menempati angka 3 persen dari seluruh pelaku usaha di Propinsi Jawa Timur.

Disebutkan pula, puncak kegiatan SE 2016 akan dilaksanakan pada tanggal 1 sampai dengan 31 Mei 2016. Kegiatan itu akan mendata seluruh kegiatan usaha yang ada di Kabupaten Lamongan, mulai dari usaha mikro kecil menengah sampai yang berskala besar, dengan melibatkan kurang lebih 1.030 personil petugas lapangan.

“Sensus Ekonomi 2016 akan memberikan potret terkini yang komprehensif terkait capaian dan kemajuan pembangunan ekonomi nasional, propinsi maupun kabupaten/kota,“ imbuh Sri Kadarwati.

Salah satu pelaku usaha di Lamongan yang dihadirkan dalam acara tersebut, Direktur Aqiilah Grup Bambang Kurniawan, menyebutkan sangat mendukung SE tahun 2016. “Dengan adanya sensus ekonomi, kami para pelaku dunia usaha mengetahui potensi yang ada di suatu daerah, sehingga kita mempunyai kepastian untuk berusaha. Saat kita berinvestasi di suatu daerah, maka dapat mengurangi jumlah pengangguran karena dapat melakukan penyerapan tenaga kerja, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi,“ jelas Bambang Kurniawan.

Hal senada disampaikan Sekkab Yuhronur Efendi yang membuka acara tersebut. “Tanpa basis data yang akurat,  kami Pemerintah Daerah, tidak akan bisa merumuskan kebijakan yang tepat sehingga mari bersama-sama kita sukseskan Sensus Ekonomi 2016,” pesan Yuhronur Efendi.

Sementara itu, Menurut Asisten Ekonomi dan Pembangunan Moch Faiz Junaedi, hasil sensus ekonomi tersebut akan sangat bermanfaat bagi pemerintah daerah. “Hasil Sensus Ekonomi 2016 akan menghasilkan data yang memberikan informasi terkait struktur perekonomian di Kabupaten Lamongan. Sehingga dapat dilakukan analisis dan evaluasi guna pengambilan keputusan kebijakan (decision making policy).

Dengan data yang akurat, akan dapat diambil kebijakan yang tepat, sehingga tujuan pembangunan untuk mensejahterakan masyarakat akan terwujud,” jelas Faiz Junaedi.

Disebutkan oleh Faiz, di tahun 2014, struktur perekonomian di Kabupaten Lamongan masih didominasi oleh sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 40,13 persen, disusul oleh sektor perdagangan besar, eceran; reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 18,73 persen dan sektor konstruksi sebesar 10,66 persen.

Sedangkan usia kerja pada tahun 2013 sebanyak 899.237 jiwa dengan angkatan kerja sebesar 634.002 jiwa dan tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebear 4,98 persen. Sedangkan dari hasil SE tahun 2006, masih menurut Faiz, terdapat 117.451 pelaku usaha di Kabupaten Lamongan, di luar sektor pertanian. (Crus/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim