Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Selain Gadaikan Istri, Pria ini Ternyata Pernah Jual Anaknya

Selain Gadaikan Istri, Pria ini Ternyata Pernah Jual Anaknya

TerasJatim.com, Lumajang – Kasus pembunuhan salah sasaran yang lakukan oleh Hori (43), pria asal Desa Jenggrong Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang, menemukan fakta baru.

Selain menggadaikan Lasmi (34), istrinya sendiri, sebagai jaminan hutang sebesar Rp250 juta kepada Hartono, ternyata Hori juga pernah menjual anaknya yang saat itu masih berusia 10 bulan seharga Rp 500 ribu kepada seseorang berinisial S.

Menurut Lasmi, sebagai suami, Hori tidak pernah memberikan nafkah yang cukup. Selain itu, Lasmi juga mengaku sering mengalami aksi kekerasan dari suaminya. Bahkan pernah suatu hari ia dianiaya oleh suaminya dengan menggunakan sabit.

Hori yang dikenal suka bermain judi ini, selain temperamental, ia juga tak pernah memberi biaya hidup kepada istrinya, usai kelahiran anaknya. Saat ini anak mereka sudah berusia 7 tahun.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan, dalam kasus ini pihaknya mencium kemungkinan adanya perdagangan manusia. “Sesuai keterangan saksi yang merupakan istri tersangka, ternyata ada kemungkinan terjadinya human trafficking yang terjadi pada anak kandung mereka. Saya bersama Tim Cobra akan terus mengurai benang merah kasus ini,” jelas Arsal, Jumat (14/06/19).

Arsal menambahkan, terdapat degradasi moral yang terjadi pada peristiwa ini. “Selain pembunuhan, ada informasi istri jadi jaminan, anak dijual dan kemungkinan adanya perzinahan,” ungkap Arsal.

Baca juga: https://www.terasjatim.com/gadaikan-istri-rp250-juta-pria-ini-nekat-lakukan-pembunuhan/

Sebelumnya, kasus pembunuhan salah sasaran ini bermula saat Hori meminjam uang kepada Hartono sebesar Rp 250 juta. Sebagai jaminan, Hori menyerahkan istrinya, Lasmi.

Setelah setahun, Hori ingin menebus hutangnya kepada Hartono. Namun Hori bermaksud membayar hutangnya dengan sebidang tanah agar istrinya bisa diambil. Namun Hartono menolak dan meminta tebusan berupa uang bukan dengan sebidang tanah. Lantaran kecewa, Hori akhirnya berencana menghabisi Hartono.

Namun saat akan melakukan eksekusi, Hori melihat seseorang yang mirip dengan Hartono. Tanpa pikir panjang, Hori langsung menebas tubuh orang tersebut dengan celurit dari belakang. Saat melihat korban terluka parah, Hori baru sadar jika orang yang dibacoknya tersebut ternyata Muhammad Toha. Toha pun akhirnya meregang nyawa saat mendapat perawatan di rumah sakit. (Luk/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim