Realisasi Pupuk Bersubsidi Tidak Sesuai Dengan RDKK

Realisasi Pupuk Bersubsidi Tidak Sesuai Dengan RDKK

TerasJatim.com, Bojonegoro – Masalah klasik yang selalu dihadapi para petani di Kabupaten Bojonegoro, yakni kurangnya ketersediaan pupuk bersubsidi dari pemerintah ketika musim tanam tiba, kembali mencuat. Untuk mensukseskan program di sektor pertanian Bojonegoro sebagai daerah lumbung pangan nasional, tentunya harus diikuti dengan kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam hal ketersediaanya pupuk bersubsidi yang dibutuhkan oleh msyarakat.  Ketersediaan pupuk bersubsidi yang cukup serta ketepatan penyaluran kepada petani merupakan faktor yang sangat menentukan keberhasilan program pertanian menuju swasembada pangan nasional. Hal tersebut dikatakan Tatik, Kepala Seksi Sarpras Disperta Bojonegoro, kepada TerasJatim.com, Senin (16/11), bahwa alokasi pupuk bersubsidi dari pemerintah sesuai RDKK (Recana Definitif Kebutuhan Kelompok) pupuk bersubsidi tahun 2015 kabupaten bojonegoro, yaitu “

 

No

 

Jenis pupuk

Rekapitulasi Kebutuhan pupuk berdasarkan RDKK

Tahuun 2015 (Ton)

Alokasi pupuk Bersubsidi TA.2015 (Ton) Prosentase alokasi pupuk besubsidi

(%)

1. UREA 83.377,56 53.928,00 64,68 %
2. SP 36 31.026,85 14.640,00 47,18 %
3. ZA 32.535,55 18.837,00 57,89 %
4. NPK 93.078,18 38.152,00 40,99 %
5. Petroganik 151.173,27 25.481,00 16,85 %

 

Sedangkan data pada dinas pertanian pupuk besubsidi yang terealisasi dari pemerintah pada bulan januri-oktober tahun 2015 untuk kabupaten bojonegoro, sebesar :

 

No

 

Jenis pupuk Alokasi pupuk bersubsidi TA 2015

(Ton)

 

Realisasi

(Ton)

 

Sisa stok

(Ton)

1. Urea 53.928,00 43.845,20 10.082,20
2. SP 36 14.460,00 13.357,00 1.283,00
3. ZA 18.387,00 15.134,00 3.703,00
4. NPK 38.152,00 32.205,54 5.946,46
5. Petroganik 25.481,00 19.031,00 6.450,00

 

Realisasi pupuk bersubsidi yang tidak sesuai dengan RDKK kelompok tani di Kabupaten Bojonegoro sangatlah mempengaruhi tingkat keberhasilan di sektor pertanian. Kebutuhan pupuk para petani harus menjadi perhatian khusus dari pemerintah. Guna memenuhi kekurangan pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian, Bupati Bojonegoro Suyoto, mengirimkan surat kepada Menteri Pertanian RI, tanggal 9 nopember 2015, agar supaya Kabupaten Bojonegoro diberikan tambahan alokasi pupuk bersubsidi tahun 2015,  sebesar :

 

N0

 

jenis pupu

Usulan tambahan Pupuk besubsidi sesuai RDKK 2015 (Ton)
1. Urea 29.449,56
2. SP 36 16.386,85
3. ZA 13.698,55
4. NPK 54.926,18
5. Petroganik 125.692,18

 

Kebutuhan pupuk bersubsidi sangatlah diperlukan oleh para petani di Bojonegoro, untuk itu dengan adanya realisasi yang tidak sesuai dengan RDKK, usulan tambahan alokasi pupuk bersubsidi di Kabupaten Bojonegoro hendaknya dapat dipenuhi oleh pemerinth pusat, untuk mendukung Kabupaten Bojonegoro sebaagai kabupaten lumbung pangan nasional. (Eko/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim