Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Rayakan HUT Polwan dan 1 Muharam, Polda Jatim Gelar Istighosah Kubro

Rayakan HUT Polwan dan 1 Muharam, Polda Jatim Gelar Istighosah Kubro

TerasJatim.com, Surabaya – Dalam rangka memperingati HUT Polwan ke-71 yang juga bertepatan dengan Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1441 Hijriyah, Polda Jatim menggelar Istighosah Kubro di Mapolda Jatim, Minggu (01/09/19). Selain diikuti ribuan Polwan di jajaran Polda Jatim, acara tersebut juga dihadiri Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Dalam sambutannya, Khofifah berharap kegiatan Istighosah ini dapat membawa kondisi Indonesia agar selalu kondusif, aman dan damai. “Saya mengajak masyarakat agar menjadikan acara ini sebagai momentum refleksi Ke- Indonesiaan,” katanya.

Menurut Khofifah, sebagai bangsa yang besar, Indonesia harus dibangun dengan harmoni di antara keberagaman. Hal itu, sebagaimana meneladani Rasulullah SAW dalam membangun kebersamaan untuk kemajuan daerahnya.

“Kita sebagai sebuah bangsa besar yang punya beragam suku, bahasa, adat istiadat, dan agama. Untuk itu, kita bangun kebersamaan sebagaimana Rasulullah membangun kota Madinah,” kata wanita yang juga Ketua Muslimat NU tersebut.

“Rasulullah memimpin kota Madinah dalam keberagaman dengan harmonis, toleransi yang baik moderasi yang terbangun di antara dari seluruh masyarakat. Maka piagam Madinah menjadikan bagian yang penting. Konstitusi menjadikan bagian yang penting dalam berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Sementara, Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, sebagai tuan rumah mengatakan, situasi di Indonesia beberapa pekan ini memang cukup menghangat. Untuk itu, doa bersama ini diharap mampu mendinginkan suasana.

“Kami adakan istighosah kubro dimana kita melihat situasi saat ini kami melihat ini kita berdoa. Dalam HUT Polwan ini kita kumpulkan polwan se-Jawa Timur ada 2350-an,” kata jenderal polisi bintang dua tersebut.

“Ada dari Muslimat, Fatayat juga dan dari mahasiswa, milenial hadir juga dan dari wanita TNI juga hadir. Ini luar biasa ada sekitar 3.500 wanita dan Bhayangkari juga hadir, wanita-wanita hebat di Polda Jawa Timur untuk mendoakan negeri ini,” jelas Luki.

Luki mengatakan, di waktu yang sama ini juga bersamaan digelar kegiatan Gerakan Jawa Timur Cinta Papua dengan menggandeng elemen masyarakat Papua. “Bersamaan itu juga kami menggelar budaya Papua yang mana seluruh masyarakat atau warga Papua yang sedang mengikuti pendidikan dan bekerja berkumpul bersama di jalan Darmo mereka menggelar budaya Papua bersama masyarakat Jawa Timur,” papar Luki.

Hal ini, lanjut Luki, sekaligus menunjukkan bagaimana masyarakat Papua di Jatim dijamin keamanannya. Selain itu, para pelajar dan mahasiswa Papua juga bisa berstudi dengan baik. “Ini juga menunjukkan bagaimana saudara-saudara kita dari Papua di sini betul-betul merasa nyaman, bisa mengikuti pendidikan dan bisa mengikuti kegiatan-kegiatan seperti biasa,” lanjut Luki.

Ia berharap kegiatan ini bisa dilihat langsung oleh masyarakat di Papua. Dia menegaskan informasi adanya pengusiran warga Papua di Jatim tidak benar, dan bisa dilihat jika warga Papua aman di Jatim.

“Ini biar dilihat oleh semua warga Papua yang ada dimanapun baik di dalam negeri maupun luar negeri. Kita menunjukkan bahwa tidak ada masalah. Jadi Jawa Timur tidak ada masalah dan kita menunjukkan bahwa di kota-kota yang lain juga tidak ada (masalah),” pungkasnya. (Jnr/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim