Percepat Penanganan Pandemi di Jatim, Pangdam Kerahkan Para Kolonel

Percepat Penanganan Pandemi di Jatim, Pangdam Kerahkan Para Kolonel

TerasJatim.com, Surabaya – Guna upaya percepatan penanggulangan pandemi Covid-19 di Jatim, seluruh Perwira Menengah (pamen) nberpangkat Kolonel di jajaran Kodam V/Brawijaya dikerahkan untuk terjun ke lapangan.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, meminta para Kabalak, Danrem hingga para Dandim di Jatim untuk melakukan intervensi dalam penanganan pandemi Covid-19 yang hingga kini belum kunjung mereda.

Dalam rapat terbatas di Gedung Negara Grahadi Surabaya itu, Suharyanto juga membahas soal sinergitas antara Forkopimda seluruh Jatim dalam bersinergi melaporkan setiap data yang berkaitan soal Covid-19 di berbagai daerah.

“Per-tanggal 28 Juli 2021 kemarin, sesuai data Nasional yang sudah di rekapitulasi, pasien sembuh sebanyak 74,33 persen, 19,09 persen masih dirawat dan 6,58 persen dinyatakan meninggal dunia,” ungkap Suharyanto.

Dia membeberkan, saat ini terdapat 34 Kota/Kabupaten di Jatim yang berstatus zone merah. Sedangkan, untuk daerah yang berstatus zona oranye ada 4 dan zona kuning masih nol.

“Ketika melakukan tracing, dan hasilnya positif, maka perlu segera dilakukan isoter kepada yang bersangkutan minimal 10 hari. Tapi jika hasilnya negatif, segera lakukan karantina selama 5 hari. Selesai itu baru bisa dinyatakan bebas dari paparan Covid,” jelasnya.

Bahkan, Pangdam pun menginstruksikan seluruh pihak untuk segera membawa warga yang terpapar Covid-19 pandemi ke tempat isoter. Sebab, isoter merupakan salah satu cara terampuh yang mampu menekan jumlah kematian akibat pandemi.

“Sasaran isoter ini yaitu pasien Covid yang masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG, red). Isoter juga bisa memudahkan evakuasi apabila pasien tersebut mengalami penurunan kondisi,” tandasnya. (Im/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim