Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pantai Blitar Selatan Kembali Telan Korban, Kali ini Warga Kediri Hilang Terseret Ombak

Pantai Blitar Selatan Kembali Telan Korban, Kali ini Warga Kediri Hilang Terseret Ombak

TerasJatim.com, Blitar- Korban tenggelam yang hilang sepekan lalu belum ditemukan, hari ini, Minggu (07/08), Pantai Sentro Gondo Mayit Tambakrejo Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar Jawa Timur, kembali menelan korban.

Empat wisatawan asal Kediri dilaporkan terseret derasnya arus dan kerasnya ombak pantai selatan disaat mereka berenang bersama.

Tiga korban berhasil diselamatkan, yakni Syarif (20) warga Batuaji, Ringinrejo, Arifin (20) warga Wates serta Andri (25) warga Bedali, yang saat ini dirawat di Puskesmas Gawang, Wonotirto.

Sementara satu korban yang bernama Roni (20), warga Kunjang Ngancar, hingga berita ini dikirimkan belum berhasil diketemukan.

Mereka termasuk anggota dalam rombongan 22 pemuda asal Kediri yang datang ke pantai itu untuk merayakan ulang tahun salah satu anggotanya. Rombongan itu terdiri dari 19 priai dan 3 wanita.

Menurut beberapa saksi, mereka datang pagi dini hari dan menggelar pesta ulang tahun sambil minum-minum.

“Kami masih selidiki laporan warga dan juga meminta keterangan beberapa saksi, apakah mereka minum-minuman keras atau bukan. Soalnya kegiatan itu dilakukan sampai pagi, terus mereka yang 10 orang berenang pada pukul 06.30 pagi. Di TKP kami hanya menemukan botol air mineral tapi berbau alkohol, ” kata Kapolsek Wonotirto AKP Judarso.

Sementara itu, saat ditanya petugas, Syarif, salah satu korban tampak masih terlihat kebingungan akan peristiwa tersebut. Syarif mengaku, dia dan korban Roni saat berenang tidak dalam kondisi mabuk.

“Saya tidak mabuk. Saya hanya pengen mandi. Saat kejadian terlihat Roni dan  Andri tidak sanggup menahan ombak karena posisinya agak ke tengah. Saya teriak kasih tahu Arifin, lalu saya berenang mendekati, saya rangkul dan saya bawa ke pinggir tapi ombaknya besar dan rangkulan saya lepas,” katanya.

Pedagang pinggir pantai yang mendengar teriakan teman-teman korban, langsung berlarian turun ke pantai untuk menolong. Namun Roni tergulung ombak dan hilang.

Upaya pencarian dilakukan dengan melibatkan tim Basarnas Trenggalek, petugas Kamladu, Polsek Tambakrejo, TRC dan BPBD Kabupaten Blitar. Selain itu tampak beberapa perahu nelayan bersama petugas juga menyisir dengan menggunakan drone.

Namun, akibat terkendala hujan deras, pukul 17.25 Wib pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan esok pagi .(Aji/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim