Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Ngawi, Dana Desa Rentan Masalah Bagi Pemburu Berita

Ngawi, Dana Desa Rentan Masalah Bagi Pemburu Berita

TerasJatim.com, Ngawi – Sungguh membingungkan, para jurnalis kadang suka lupa kode etik karena adanya rupiah yang tersebar. Kota tampak agak sedikit lengang semenjak adanya pos dana publikasi di desa.

Tanpa disadari hal ini bisa menjadi masalah dan  kecemburuan sosial. Bagaimana tidak, jurnalis yang bekerja seharusnya sesuai  tupoksinya, sementara untuk saat ini terkesan ada segelintir oknum jurnalis yang sibuk berebut anggaran yang tidak terkoordinir dengan baik.

Saat ini di kabupaten ngawi terkena indikasi bencana perpecahan di kalangan awak media dan jurnalis. Ada yang marah, ada yang jengkel, saling menjatuhkan, saling mengancam, bahkan saling lapor melaporkan diantara pimpinan redaksi. Kondisi ini jauh dari rasa persaudaraan dan tidak memikirkan kebersamaan lagi.

Ada kesan siapa yang kuasa semakin kuat, yang lemah seperti sapi ompong.  Pemerintahan desa pun tidak memberikan kebijakan, malah menyalahkan. Siapa yang cepat mereka yang dapat.

Bagaimana ke depannya dengan para jurnalis di Ngawi ? Jurnalis dan awak media dipenghujung 2015 diombang-ambingkan seperti bola pimpong yang tidak ada porosnya. Jurnalis yang selalu patuh pada aturan negara, malah tidak dihiraukan, tidak dianggap dan pulang hampa tanpa berita,

Padahal seharusnya, tinta bergerak sesuai mata melihat dan telinga mendengar, tapi herannya ada oknum jurnalis yang bisa berdagang berita. Dapat kulakan, untuk dijual lagi pada sesama.

Kita berharap, semua pihak memahami tugas pokok dan fungsi profesi masing-masing sebagai insan media pemburu berita dan fakta. Jangan hanya karena amplop putih yang rapi lipatannya yang hanya berisi 25 ribu rupiah saja, kita mengorbankan soliditas jurnalis yang seharusnya kita pertahankan. Rasanya itu semua tidak sebanding dengan sulit dan mahalnya mengikuti uji kompetensi sebagai insan di media.

Untuk teman-teman media, ayo sing podo rukun lan guyub lurrr...(Eko/TJ).

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim