Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Menengok Eksotisnya Pantai Kasap, Raja Ampatnya Pacitan

Menengok Eksotisnya Pantai Kasap, Raja Ampatnya Pacitan

TerasJatim.com, Pacitan – Meski berada di ujung selatan Provinsi Jatim dan berbatasan langsung dengan Jateng, Kabupaten Pacitan memiliki deretan objek wisata pantai yang cantik dan eksotis.

Salah satunya Pantai Kasap, yang terletak di Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jatim.

Pantai ini memiliki daya tarik tersendiri dan dikenal dengan sebutan ‘Raja Ampat-nya Pacitan’, karena banyak terdapat pulau-pulau kecil atau bukit berbatuan karang berjajar di pantai tersebut, seperti halnya di kawasan Raja Ampat Papua.

Namun, untuk dapat melihat dengan pandangan yang sempurna, pengunjung harus naik ke atas bukit dan melewati sebuah tangga yang di sisi kanan-kirinya dipenuhi rumput ilalang yang mengering.

Sesampainya di atas bukit, terdapat gardu pandang yang terbuat dari papan kayu yang telah disediakan oleh pengelola setempat. Namun, untuk bisa naik ke gardu pandang itu, pengunjung cukup membayar Rp.3.000 per orang.

Di area gardu pandang tersebut, selain dapat mengamati gugusan bukit di sekitarnya dari ketinggian, juga terdapat beberapa spot untuk berswafoto. Seperti ayunan, sepeda dan dengan view langsung menghadap laut.

“Benar-benar wow pemandangannya. Serasa ingin berlama-lama di sini,” kata Nita, salah satu pengunjung asal Mojokerto, Minggu (28/07/19) sore.

Sementara itu, Dedy yang datang dengan Nita mengatakan, adanya pulau-pulau kecil yang menjadi latar belakang Pantai Kasap ini, cukup untuk membuat pengunjung terpukau.

“Selain bukit-bukit kecil itu, sebenarnya pemandangan lainnya juga cakep dan alami. Pengunjung juga bisa bermain pasir pantai dan juga bisa langsung menyaksikan debur ombak yang menghantam bukit,” sahutnya.

Hanya saja, lanjut Dedy, akses masuk setelah melewati loket masih perlu diperlebar dan diperbaiki. Hal ini agar kendaraan roda 4 bisa berpapasan. “Cuma jalan masuk ke sini dari loket masih sempit. Ya, tinggal poles sedikit lagi sudah tambah mantap,” katanya.

Meski demikian, pria 33 tahun ini mengaku tidak kapok untuk mengunjungi objek wisata tersebut. Terlebih, memiliki saudara di Pacitan yang setiap saat bisa dikunjungi. “Kalau kapok sih tidak, apalagi di sini ada saudara. Jadi, sewaktu-waktu kalau senggang bisa mampir lagi ke sini,” ungkapnya.

Sebagai informasi, dari pusat kota, pantai ini memiliki jarak sekitar 25 kilometer ke arah barat, melalui jalur bus Pacitan-Solo dan dengan waktu tempuh sekitar 30 menit menggunakan kendaraan pribadi.

Selain Pantai Kasap, pengunjung juga bisa mengunjungi destinasi wisata lainnya yang juga masih satu komplek, yakni Sungai Cokel dan Pantai Watukarung di Desa Watukarung. (Git/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim