Masruri, Divisi Pendidikan DPC Partai Demokrat Pacitan: Mbois Adalah Pilihan Cerdas dan Rasional

Masruri, Divisi Pendidikan DPC Partai Demokrat Pacitan: Mbois Adalah Pilihan Cerdas dan Rasional

TerasJatim.com, Pacitan – Divisi Pendidikan DPC Partai Demokrat Pacitan, Masruri Abdul Ghoni, meminta masyarakat di Pacitan untuk tidak salah menilai jika dirinya berbeda pendapat dengan partai yang berlogo mercy di Pilbup 2020.

Kepada TerasJatim.com pihaknya mengaku pada dasarnya tetap menghormati Presiden RI ke 6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang merupakan salah satu putra terbaik Pacitan. Akan tetapi pada Pilbup 2020 kali ini dirinya memberikan dukungan penuh kepada Paslon nomor urut 2, Yudi Sumbogo-Isyah Anshori (Mbois).

“Kalau saya memilih Mbois, janganlah kemudian diartikan saya tidak menghormati Pak SBY. Itu salah besar. Bagi saya Pak SBY adalah sosok pemimpin yang harus kita banggakan dan harus kita hormati, karena beliau putra terbaik Indonesia yang lahir di Pacitan dan menjadi presiden RI ke 6. Selain dikenal oleh masyarakat dunia, SBY merupakan simbol kebanggaan masyarakat Pacitan,” ucapnya, Jumat (30/10/20).

Menurutnya, dengan memilih Mbois, hal itu lantaran buah pemikirannya yang menilai jika Paslon nomor 2 tersebut lebih tepat sebagai pemimpin Pacitan dalam 5 tahun ke depan.

“Memilih Mbois itu didorong oleh akal sehat dalam menilai calon pemimpin atau calon bupati dan wakilnya yang dipandang lebih baik dan diyakini mampu utuk membangun Pacitan lebih maju serta lebih sejahtera,” ungkap Masruri.

Bahkan, lanjutnya, Mbois dinilai oleh banyak kalangan adalah calon yang paling tepat untuk dipilih. Ia menyebut penilaian itu diberikan oleh mantan bupati Pacitan G. Sudibyo, seorang yang dikenal sebagai politikus yang juga pernah menjabat DPRD Provinsi Jatim.

Selanjutnya, penilaian itu dari seorang warga Pacitan yang menjadi guru besar dan pernah menjabat rektor dua periode di UNNES Semarang yakni Prof. Dr. Sudijono Sastroatmodjo M.Si. Terlebih, Mbois juga didukung oleh para kiai, santri, kaum intelektual dan terpelajar, mahasiswa serta sejumlah elemen masyarakat, baik petani, nelayan, seniman, budayawan, tokoh olahraga, pengusaha dan sebagainya. “Jadi, memilih Mbois adalah sangat cerdas dan rasional,” katanya.

Pilkada 2020 ini, kata Masruri, adalah memilih calon kepala daerah dan bukan memilih partai. Sehingga, ajakan yang dimaksud dirinya tersebut tentunya bukan memilih partai.

“Ajakan saya memilih Mbois jangan diartikan saya mengajak pilih PDIP ataupun PKB dengan alasan karena Pak Mbogo itu diberangkatkan oleh PDIP atau juga Pak Isyah diberangkatkan oleh PKB, pendapat seperti itu salah besar. Kalau kita mau memilih partai, itu nanti pada pemilu tahun 2024. Anda mau pilih partai apa itu terserah dan bebas sesuai dengan keyakinan masing-masing,” terang Masruri.

“Sekali lagi, Pilbup ini kita hanya memilih calon bupati yang kita yakini paling baik dan paling tepat dari hasil kita membandingkan serta menilai dari dua paslon yang ada,” pungkasnya. (Git/Kta/Red/TJ/Adv)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim