Kepala SMA Gantung Diri

Kepala SMA Gantung  Diri
Tampak jenazah korban gantung diri yang akan dibawa ke RSSA Malang untuk proses otopsi

TerasJatim.com, Malang – Diduga stress karena mengidap  penyakit stroke yang berkepanjangan, Kepala SMA PGRI Lawang , Amprin (55), warga jalan Sumbersari nomor 254 RT 1 RW 7, Lowokwaru, kota Malang, meninggal dunia dengan cara gantung diri di tangga rumahnya.

Andjar Munawwaroh (53), istri korban, mengaku tidak mempunyai firasat apapun mengenai sang suami. Almarhum yang sudah berputra dua harus meninggalkan keluarganya dengan cara tragis  gantung diri dengan menggunakan kain sarung dan menggantung di tangga lantai satu yang menuju lantai dua di dalam rumahnya sendiri.

Peristiwa tragis ini diketahui pertama kali pada pukul 12.45 wib oleh istri korban Andjar Munawaroh. Kejadian ini sontak mengejutkan penghuni kos dan para tetangga warga sekitarnya.

”Yah saya tak menyangka kondisinya seperti ini mas,” Ujar seorang tetangga korban.

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Supriono, kepada TerasJatim.com mengatakan, sampai saat ini tidak ditemukan tanda-tanda adanya kejanggalan, tapi pihaknya juga belum mengetahui secara pasti motif penyebab kematiannya.

“Sementara ini motifnya murni bunuh diri, karena tidak ada tanda tanda kejanggalan pada diri korban,” tutur Kapolsek.

Selama ini, korban mengidap penyakit stroke dan dirawat di rumah. Keluarga almarhum diketahui juga mempuyai usaha kos-kosan yang berjumlah 11 kamar. Selain itu, almarhum adalah seorang kepala sekolah di salah satu SMA  swasta di daerah Lawang.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, jenazah almarhum dibawa ke kamar mayat RS Saiful Anwar Malang untuk diotopsi. (Sla/TJ).

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim