Jembatan Ambrol, Akses Jalur Alternatif Kediri-Tulungagung Terputus

Jembatan Ambrol, Akses Jalur Alternatif Kediri-Tulungagung Terputus

TerasJatim.com, Kediri – Jembatan antara Dusun Karang Doro dan Bulusan di wilayah Kecamatan Semen, Kediri Jawa Timur, yang menjadi penghubung lima dusun di daerah itu  ambrol, Rabu dini hari kemarin. Akibatnya, jalur alternatif Kediri-Tulungagung terputus.

Ambrolnya jembatan tersebut dikarenakan tingginya curah hujan yang mengakibatkan derasnya aliran Sungai Bruno, sehingga membuat pondasi dan penyangga jembatan tergerus air dan akhirnya  ambrol.

Akibat putusnya jembatan tersebut, sekitar 600an Kepala Keluarga (KK), mengalami kesulitan akses jalan alternatif untuk menuju ke Kota Kediri.

Warga harus memutar sejauh 2 hingga 5 km untuk mencapai tempat masing-masing tujuanya dalam aktifitas keseharian, seperti sekolah, pasar dan tempat bekerja.

Warga berharap pemerintah agar segera membangun kembali jembatan tersebut.

Sementara itu, Hari Wahyu, petugas BPBD Kediri, mengatakan,  jembatan tersebut baru dibenahi 5 tahun yang lalu dan ambrol akibat pondasi yang tergerus derasnya arus sungai yang mengalir dari mata air Gunung Wilis. Pihaknya berencana untuk membuat jembatan darurat sebagai saran akses warga sementara, sambil menunggu dibangunya kembali jembatan baru.

Demi keamanan,  di sekitar jembatan tersebut kini dipasang garis polsi agar tidak dilewati oleh warga. (Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim