Jajanan PKL di Sekolah Akan Disertifikasi

Jajanan PKL di Sekolah Akan Disertifikasi
ilustrasi

TerasJatim.com, Malang – Asupan gizi anak harus diperhatikan para orang tua, termasuk saat anak-anak jajan di sekolah, khususnya yang ada di pedagang kaki lima (PKL) yang ada di luar sekolah.

Untuk mengantisipasi bahan makanan yang berbahaya yang digunakan para PKL, Dinas Kesehatan Kota Malang akan melakukan sertifikasi PKL yang berjualan di lingkungan sekolah.

“Tindakan ini sebagai upaya pencegahan untuk melindungi masyarakat, terutama anak-anak sekolah terhadap bahaya mengkonsumsi makanan sembarangan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr. Asih Tri Rahmi Nuswantari, MM kepada TerasJatim.com.

Dijelaskannya, PKL makanan memang menjadi target operasinya. Saat ini semakin banyak PKL makanan yang berjualan di sekolah tanpa diketahui apakah makanan yang dijual sehat atau tidak.

Sertifikasi layak sehat itu nantinya dapat diberikan pada PKL yang telah mengikuti proses sertifikasi  mulai dari pelatihan dan uji laboratorium barang dagangan yang dijajakannya. “Nanti kami akan mengumpulkan terlebih dahulu PKL makanan yang khusus berjualan di sekolah dan dalam jangka waktu tertentu diberi pelatihan. Mereka pun akan didata lebih lanjut mengenai barang dagangan mereka,” imbuhnya.

Makanan yang dijual PKL makanan di lingkungan sekolah tadi, lanjutnya, akan melalui proses visitasi oleh Dinas Kesehatan agar mengetahui proses pembuatannya. Rumah produksi akan dikunjungi dan didata, kemudian diambil sampelnya untuk kemudian dibawa ke laboratorium untuk di cek.

Ditambahkannya, pada proses pelatihan pada PKL, materi yang akan diberikan seputar pengolahan makanan yang sehat untuk dijual, dengan mendatangkan berbagai narasumber, PKL akan diberi berbagai edukasi bukan hanya pada pengolahan makanan saja. “Edukasi tersebut juga akan meliputi bagaimana pedagang megerti bahan apa saja yang sehat dan tidak. Kemudian, bagaimana cara mengemas yang baik sampai pada memilih tempat yang layak berdagang atau tidak,” ungkap wanita berkacamata ini.

Sertifikasi layak sehat ini tidak hanya untuk PKL saja, melainkan pada tiap restoran dan warung makan lainnya yang saat ini juga kian meningkat jumlahnya di Kota Malang.

“Kita harapkan dengan usaha ini, PKL ataupun seluruh masyarakat yang memiliki usaha makanan, bisa lebih menjaga kualitas makanan dan jajajan yang dijual kepada masyarakat. Sehingga kesehatan masyarakat tetap terjaga. Target kita mulai tahun depan sudah dapat dilaksanakan,” tandasnya. (Dim/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim