Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Hari Koperasi Nasional, Bupati Blitar: Koperasi Harus Siap Hadapi Era Reformasi 4.0

Hari Koperasi Nasional, Bupati Blitar: Koperasi Harus Siap Hadapi Era Reformasi 4.0

TerasJatim.com, Blitar – Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-72 tahun 2019 di Kabupaten Blitar ditandai dengan upacara di halaman kantor Pemkab Blitar Kanigoro, Rabu (17/07/19). Upacara yang diikuti ratusan peserta ini dipimpin langsung oleh Bupati Blitar. Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan tasyakuran.

Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM menyampaikan sambutan dari Gubernur Jatim, bahwa sesuai tema kali ini “Reformasi Total Koperasi di Era Reformasi 4.0”, maka harus disadari koperasi Indonesia harus memiliki kesiapan dan bekal sumber daya yang handal didasari tekad untuk siap berubah dalam mensikapi kondisi saat ini.

“Jadi tantangan yang dihadapi perkoperasian kita tidak hanya sekedar mengubah cara berbisnis dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi semata, namun menyangkut persoalan pemikiran dan juga perubahan dalam sistem tata kelola. Makanya koperasi harus melakukan reformasi total terhadap sistem kepranataan yang sudah berjalan selama ini,” kata Bupati dalam pidatonya.

Saat ditemui usai tasyakuran, Bupati juga mengatakan, ke depan koperasi harus semakin berkualitas dan eksis karena saat ini adalah era persaingan. Jika tidak meningkatkan kualitas akan ketinggalan.

“Makanya saya juga minta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro maupun lainnya untuk bersama-sama memajukan koperasi dengan tokoh-tokoh koperasi yang ada,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjut Bupati, diharapkan koperasi yang kondisinya kurang sehat bisa memperbaiki diri. Sehingga keberadaan koperasi benar-benar dirasakan, baik masyarakat maupun Pemerintah Daerah.

Bupati menuturkan, mengingat saat ini merupakan era globalisasi, millenial, dan digital, maka semua koperasi harus siap menghadapi tantangan karena semua harus serba aplikasi. “Ini menjadi tugas kita bersama, bagaimana caranya agar kualitas SDM anggota koperasi semakin meningkat,” tuturnya.

Bupati menambahkan, pihaknya akam terus melakukan evaluasi terhadap koperasi yang ada di Kabupaten Blitar. Jika ditemukan koperasi yang tidak sehat, maka akan didorong untuk segera diperbaiki.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Blitar, Tuti Komaryati mengatakan, ada sejumlah acara dalam rangka peringatan Hari Koperasi Nasional ke-72, mulai dari upacara, tasyakuran, jalan sehat yang rencananya dilakukan pekan depan, kemudian dari gerakan koperasi juga ada kegiatan berupa pemberian bantuan kepada sejumlah yayasan.

“Kita juga mengadakan uji kompetensi koperasi paling sehat. Dan pemenangnya dari SMA 1 Garum dan dari Desa Plandirejo Kecamatan Bakung,” terangnya.

Tuti menambahkan, tujuan diadakannya kegiatan Hari Koperasi Nasional ini adalah sebagai momentum kebangkitan koperasi dan menumbuhkan semangat kebersamaan koperasi. Sehingga bisa tumbuh dan berkembang sesuai dengan jati dirinya.

Untuk jumlah koperasi, kata Tuti, hasil pendataan sampai 2018 akhir mencapai 976 koperasi. Dari jumlah itu sebanyak 465 koperasi masih aktif, dan 200 koperasi sudah melakukan rapat anggota tahunan (RAT). “Tentunya kita terus mendorong agar RAT segera dilakukan. Karena salah satu indikator koperasi itu sehat adalah pernah melakukan RAT,” tandasnya.

Tuti menambahkan, hasil pantauannya selama ini sudah ada sebagian koperasi yang menggunakan teknologi. Menurutnya, hal ini merupakan sebuah proses pembelajaran yang harus terus dilakukan. Pihaknya memastikan bakal mendampingi dan memotivasi agar bisa menarapkannya secara penuh.(Adv/Mfh)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim