Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Hadapi Kemarau Panjang, Ketersediaan Pangan di Pacitan Aman

Hadapi Kemarau Panjang, Ketersediaan Pangan di Pacitan Aman

TerasJatim.com, Pacitan – Menghadapi kemarau panjang yang membuat sejumlah wilayah terdampak kekeringan, ketersediaan pangan di Kabupaten Pacitan masih mencukupi. Terlebih, pada bulan Juli 2019 ini memasuki masa panen ke dua.

“Kemarau ini yang perlu diprioritaskan adalah air, kalau pangan masih mencukupi masih sekitar 33 ton. Apalagi ini habis panen kedua,” kata Bambang Supriyoko, Kepala Dinas Pangan Pacitan, saat ditemui TerasJatim.com di ruang kerjanya, Jumat (19/07/19).

Menurut penilaian Dinas Pangan Pacitan, musim kemarau saat ini yang perlu diwaspadai yaitu wilayah lahan kering atau lahan yang hanya panen sekali dan dimungkinkan tidak ada tanaman lain setelah padi, dengan alasan suplai air yang terbatas.

“Kemarin saya minta ke Kabid untuk mengecek cadangan pangan ke rumah-rumah, sampelnya di wilayah barat Desa Kalak, Kecamatan Donorojo. Setelah dilihat ternyata cadangan pangan masih punya. Yang jelas kalau kemarau ini ketersediaan air,” katanya.

Meski secara keseluruhan ketersediaan pangan masih mencukupi, pihaknya mengingatkan bahwa yang perlu diperhatikan adalah akses (daya beli) di masyarakat.

”Pada dasarnya pangan masih aman. Yang penting itu akses di masyarakat. Bagi masyarakat yang kurang mampu itu masih disangga oleh beberapa progam dari pemerintah, seperti rastra, PKH, BNPT yang dari Dinas Sosial,” terangnya.

Bambang menambahkan, terkait cadangan pangan di masyarakat terutama di wilayah yang hanya panen sekali, yang perlu juga untuk menjadi perhatian pada waktu puncak musim kemarau nanti, atau pada bulan September-November. Sehingga, pihaknya akan segera melakukan monitoring.

“Yang perlu diwaspadai cadangan pangan di masyarakat, terutama di wilayah yang lahannya hanya bisa panen sekali. Insyaallah dalam waktu dekat ini dilakukan monitoring,” pungkasnya. (Git/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim