Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bangkalan:  Selamat Harlah NU ke-98

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bangkalan:  Selamat Harlah NU ke-98

TerasJatim.com, Bangkalan – Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Bangkalan menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas Hari Lahir (Harla) Nahdlatul Ulama (NU) yang ke-98.

“Kami atas nama fraksi PDI-P DPRD Bangkalan, turut berbahagia dengan momentum Hari Lahir NU. Semoga NU terus berjaya, diridhai Allah SWT, dalam khidmahnya menebarkan panji-panji Islam Ahlussunnah wal Jamaah dan meneguhkan komitmen kebangsaan,” kata Suyitno, ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Bangkalan ini, kepada TerasJatim.com, Senin (01/03/21).

Suyitno mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 yang telah berdampak pada berbagai sektor kehidupan masyarakat, dibutuhkan kerjasama berbagai elemen bangsa, termasuk dari kalangan santri dan nasionalis.

Apalagi, tambahnya, dalam berbagai lintasan sejarah, berkali-kali tantangan zaman berhasil dilewati republik ini karena bersatu padunya santri dan nasionalis. Demikian pula agar bisa melewati pandemi dengan baik, kerjasama kaum santri dan nasionalis adalah keniscahyaan.

“Selain itu, selama ini kalangan santri dan nasionalis, nasionalis dan santri, adalah dua fondasi yang mengokohkan bangsa kita,” terang pria yang juga anggota Komisi C DPRD Bangkalan ini.

Ia pun menambahkan, bahkan Bung Karno dan pendiri NU KH Hasyim Asyari adalah 2 tokoh yang selalu seirama sebagai representasi kaum nasionalis dan santri.

“Bung Karno seorang pemimpin nasionalis, adalah presiden pertama di dunia yang mengutip ayat Alquran di Sidang Umum PBB 1960,” terangnya.

Adapun KH Hasyim Asy’ari, sambung dia, adalah pemimpin Islam yang mengajarkan pentingnya komitmen kebangsaan, bahkan jauh sebelum Indonesia berdiri.

“Di saat Bung Karno bertanya tentang hukum membela negara bagi umat Islam, Kiai Hasyim sepenuh hati bilang bahwa itu adalah Jihad Fisabilillah. Ijtihad itu kemudian dalam sejarah dikenal sebagai Resolusi Jihad yang membakar semangat arek Suroboyo melawan kedatangan tentara sekutu,” urai dia.

Secara historisnya, sambung dia, keterikatan PDI-P sebagai rumah besar kaum nasionalis dan NU sebagai rumah besar kaum Nahdliyin sudah tidak terpisahkan. “Kolaborasi NU dan PDI-P akan terus terjalin baik seperti selama ini,” bebernya.

“Sekali lagi, selamat Harlah NU. PDI-P Bangkalan siap mendukung berbagai upaya NU dalam menjaga persatuan, mensejahterakan umat dan memajukan Bangkalan tercinta,” pungkasnya. (Ono/Kta/Red/TJ/Adv)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim