Doa Untuk Pacitan dari Desa Bomo

Doa Untuk Pacitan dari Desa Bomo

TerasJatim.com, Pacitan – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pacitan (Hajatan) ke 276 di tahun 2021 ini tentu berbeda dengan tahun lalu, atau sebelum adanya pandemi Covid-19. Meski berbeda dan digelar lebih sederhana, prosesi Hajatan tetap dilaksanakan dengan penuh khidmat.

Hal itu salah satunya dapat dilihat di ruang pertemuan Pemerintah Desa Bomo, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan Jatim, yang mengikuti prosesi Hajatan secara virtual.

Meski tak di lokasi prosesi Hajatan, kepala desa dan perangkat desa setempat kompak menggunakan pakaian atas berwarna hitam, bawah jarik bagi perempuan. Sedangkan bagi laki-laki mengenakan setelan jas berwarna hitam serta peci. Tak lupa, mereka pun tetap mematuhi protokol kesehatan dan mengenakan masker.

Terlihat, setiap sesi prosesi hari jadi yang dilangsungkan di Pendapa Kabupaten Pacitan itu diikuti dengan penuh khidmat. Doa dan harapan tentu tercurahkan untuk Kabupaten Pacitan ke depan yang lebih baik.

“Di usianya yang ke 276 ini, semoga Pacitan dijauhkan dari segala bencana dan semoga Pandemi Covid 19 segera hilang dari bumi Pacitan,” ujar Suratmi, Kepala Desa Bomo, seusai mengikuti prosesi Hajatan ke 276 secara virtual, di kantor desa setempat, Jumat (19/02/21).

Hari jadi di tengah pandemi ini tentunya menjadi makna tersendiri bagi pemdes maupun masyarakat setempat. “Kita mesti harus bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT, karena hingga saat ini masih diberi kesehatan,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya berharap agar apa yang sudah maupun hendak dilakukan ke depan dapat membawa nilai manfaat dan dapat dinikmati oleh masyarakat, khususnya di Desa Bomo. Sehingga dapat terwujud Desa Bomo yang adem, ayem dan tentrem.

“Terimakasih kepada seluruh elemen atas dukungan dan kerjasamanya dalam membangun Desa Bomo ini,” tukasnya. (Git/Kta/Red/TJ/Adv)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim