Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Disalip Sopir Bus, Seorang Oknum TNI AD Ngamuk di Babat Lamongan

Disalip Sopir Bus, Seorang Oknum TNI AD Ngamuk di Babat Lamongan
(Doc: iNews/Abdul Wakhid)

TerasJatim.com, Lamongan – Diduga tersinggung lantaran disalip bus, Serma MA (38), oknum anggota TNI AD mengamuk di depan Pasar Babat Lamongan, Rabu (07/02) siang.

Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat oknum TNI itu mengemudikan sebuah mobil jenis sedan warna biru, nopol B 8413 0N dari arah Bojonegoro menuju Babat.

Saat di wilayah Bayeman Baureno Bojonegoro, sedan tersebut disalip bis Margo Joyo, nopol S 7046 US, yang dikemudikan M. Husin, warga Babat Lamongan,.

Entah apa penyebabnya, dengan memacu mobil sedannya, oknum TNI yang kini dikaryakan sebagai Polsuska di PT. KAI itu berusaha mengejar bus yang menyalipnya hingga di depan Pasar Babat.

Keluar dari mobilnya, tanpa banyak bicara sang oknum TNI ini langsung mendatangi bus dan memecahkan lampu depan dan kaca samping dekat sopir bis, dengan senjata api jenis FN.

Tak hanya itu, aksi koboi sang oknum TNI itu berlanjut. Oknum TNI AD yang diketahui warga Puncakwangi Babat ini, kemudian mengambil senapan angin rakitan di dalam mobilnya dan menembakannya ke udara.

Lantaran ketakutan, sopir bus kemudian lari ke Mapolsek Babat. “Bus saya dipotong sebelum jembatan. Saya sudah mau minta maaf, trus macet, saya lewat lagi. Saya diuber lagi sampai pertigaan pasar. Lalu, saya parkirkan ke tepi. Ternyata dia mukul kaca pakai pistol, habis itu laras panjang yang dia tembakkan,” kata Husin, sopir bus.

Husin tidak menyangka jika oknum TNI tersebut akan mengamuk hanya karena dia mendahului mobilnya di jalan. “Perkaranya karena saya salip. Saya salip nggak satu tok ini. Ada trailer trus di belakang trailer itu ada Innova. Tiga mobil saya salip semua nggak ada masalah karena nggak mengganggu, nggak menyerempet,” imbuh Husin.

Tak lama kemudian, sejumlah petugas gabungan dari Intel Kodim Lamongan dan anggota Sub Denpom Lamongan mendatangi lokasi kejadian, dan mengamankan Serma MA beserta sopir bus untuk menjalani pemeriksaan di kantor Subdenpom Lamongan.

Petugas mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sepucuk senjata angin rakitan, pistol jenis FN beserta enam peluru kaliber 9 milimeter, dan sedan warna biru nopol B 8413 ON. (Kta/Red/TJ/iNews)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim