Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Diduga Peras Pejabat di Gresik, 2 Oknum LSM Ditangkap

Diduga Peras Pejabat di Gresik, 2 Oknum LSM Ditangkap

TerasJatim.com, Gresik – Diduga melakukan pemerasan terhadap seorang pejabat di Pemkab Gresik, 2 orang yang mengaku sebagai anggota LSM ditangkap petugas gabungan dari Polres dan Kejari Gresik, Senin (12/08/19).

Keduanya adalah MP, warga Perum Mutiara Citra Graha Candi Sidoarjo dan DJ, warga Perum Sidokare Indah Sidoarjo.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan, keduanya diamankan saat melakukan pemerasan di ruang Bagian Umum dan Perlengkapan Pemkab Gresik, di Jalan Dr. Wahidin SH Gresik, pada Senin, (12/08/19) sore, sekitar pukul 17.15 WIB,

“Korbannya adalah Sukardi, Kabag umum Pemkab Gresik,” jelasnya.

Menurut Kombes Barung, aksi pemerasan tersebut bermula pada Kamis (08/08/19) lalu, saat keduanya yang mengaku dari LSM L, mengirimkan surat permintaan klarifikasi kegiatan tahun 2018 kepada Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Gresik. Selanjutnya surat tersebut oleh Bagian Umum ditindaklanjuti dengan membalas surat dan menghubungi kontak yang sudah tertera.

Dari hasil percakapan via telepun, pelaku MP kemudian meminta bertemu dengan pihak dari Bagian Umum di rumah makan Agis, di kawasan Jambangan Surabaya.

Dari hasil pertemuan tersebut, MP kemudian meminta untuk bertemu langsung dengan Sukardi, Kabag Umum Pemkab Gresik.

Selanjutnya, kedua pelaku mendatangi ruangan Sukardi dan meminta uang sebesar Rp.50 juta dengan dalih untuk tutup mulut dan tidak akan mengusut adanya dugaan penyelewengan di kantor tersebut.

Lantaran tak memiliki uang seperti yang diminta, Sukardi kemudian memberikan uang Rp.5 juta kepada keduanya.,

Tak berselang lama, datanglah sejumlah petugas gabungan dari Polres dan Kejari Gresik yang langsung mengamankan kedua pelaku.

“Barang bukti yang diamankan di Mapolres Gresik berupa uang tunai Rp. 5 juta di dalam amplop, sua unit HP dan sebuah mobil HRV warna hitam,” imbuhnya. .

“Hingga saat ini, keduanya masih menjalanii pemeriksaan guna proses hukum selanjutnya,” pungkasnya. (Ah/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim